Daily News 22/06

June 22, 2015 No. 1023
CTRA - Marketing sales

PT Ciputra Development (CTRA) membukukan marketing sales atau pra penjualan selama 5M 2015 senilai Rp 3.2 Triliun atau telah memenuhi 31% dari target tahun ini sebesar Rp 10 Triliun. Kontribusi terbesar berasal dari marketing sales CTRA sebesar 58% sedangkan kontribusi dari PT Ciputra Surya (CTRS) seebsar 38% dan sisanya hasil kontribusi dari PT Ciputra Property (CTRP). Manajemen CTRA pesimis atas bisnis properti pada 2H 2015 akibat perlambatan ekonomi. Manajemen belum berencana mengurangi belanja modal yang sudah dianggarkan sekitar Rp 1.5 Triliun - Rp 2 Triliun tahun ini.
DAJK - Belanja modal
PT Dwi Jaya Kemasindo (DAJK) mengalokasikan belanja modal tahun ini senilai Rp 900 Miliar, turun dibandingkan rencana awal tahun senilai Rp 1.5 Triliun. Perseroan akan menggunakan dana belanja modal untuk pembangunan pabrik di Subang (Jawa Barat) senilai Rp 550 Miliar. Selain untuk ekspansi pabrik DAJK juga mengalokasikan Rp 125 Miliar dari dana belanja modal untuk mengakusisi perusahaan flexible packaging.
MDKA - Seleksi perusahaan konstruksi Australia
PT Merdeka Copper Gold (MDKA) mengejar target produksi dalam dua tahun kedepan. MDKA akan membangun fasilitas konstruksi tambang di proyek pertambangan Tujuh Bukit di Banyuwangi (Jawa Timur). Perusahaan akan menyeleksi tiga perusahaan konstruksi pertambangan asal Australia: Como Engineering, Contromation Ltd, dan FL Smidth Australia. Ketiga perusahaan sedang mengikuti proses tender dan nantinya MDKA, akan memilih perusahan konstruksi yang memiliki desain paling ramah lingkungan dan harga yg kompetitif. Rencananya pembangunan proyek akan dimilai pada pertengahan tahun ini dengan jangka waktu sekitar 20 bulan.
RIMO - Rencana rights issue
PT Rimo International Lestari (RIMO) berencana menerbitkan 30.6 miliar lembar saham baru melalui proses rights issue dengan rasio 1:90. Dengan harga penawaran Rp 265 per lembar maka target perolehan dana mencapai Rp 8.11 Triliun. Haven Capital Pte. Ltd. akan bertindak sebagai standby buyer. Sebesar Rp 6.25 Triliun dana hasil rights issue akan digunakan untuk mengakuisisi 99.99% saham PT Hokindo Mediatama (HM), Rp 1.73 Triliun untuk menambah modal HM, Rp 67 Miliar untuk melunasi sebagian kewajiban, dan sisanya untuk mendukung modal kerja. HM merupakan perusahaan pengembang properti di Jakarta, Cianjur, Serang, Sumbawa, Banjarmasin, Kendari, Balikpapan, Pontianak, dan Bekasi dengan portofolio properti yang terdiversifikasi berupa apartemen, mall, superblock, warehouse, serta komplek perumahan. Langkah akuisisi HM dirasa perlu untuk mengembangkan serta melakukan diversifikasi portofolio usaha RIMO. Rencana tersebut menunggu persetujuan RUPSLB dan pernyataan efektif OJK yang dijadwalkan didapat pada 4 Agustus. Apabila berjalan sesuai rencana cum date ditetapkan pada 11 Agustus 2015.