Daily News 29/12
December 29, 2015 No. 1152
ACES - Belanja modal
PT Ace Hardware (ACES) mengalokasikan belanja modal tahun depan sekitar Rp 200 Miliar-Rp 250 Miliar. belanja modal akan dialokasikan untuk membuka 8 gerai Ace Hardware dan dua atau tiga gerai Toys Kingdom baru pada tahun depan. Penambahan jumlah gerai tersebut sama dengan tahun ini dikarenakan kondisi ekonomi tahun ini masih berdampak pada tahun depan. Sebagian besar gerai-gerai baru masih akan berlokasi di wilayah pulau Jawa dan sebagian lainnya di luar pulau Jawa. Adapun total gerai Ace Hard Ware saat ini mencapai 117 gerai di seluruh Indonesia. Sumber belanja modal berasal seluruhnya dari kas internal.
FREN - Fasilitas pinjaman
PT Smartfren Telecom (FREN) menandatangani pernjanjian kredit sebesar US$ 100 Juta dengan Cascade Gold Limited. Fasilitas utang bertenor tiga tahun terhitung dari tanggal penarikan pertama. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang perusahaan atau anak perusahaan serta tambahan modal. Cascade Gold Limited adalah perusahaan financial berbasis di Virgin Britania Raya dan salah satu pemegang obligasi wajig konversi FREN.
INAF - Rencana divestasi
PT Indofarma (INAF) berencana mendivestasikan 20% saham anak usahanya, PT Indofarma Global Medika (IGM) melalui skema private placement dengan target dana yang diperoleh dari transaksi tersebut sebesar Rp 100 Miliar-Rp 200 Miliar. saat ini perseroan tercatat memiliki 99.99% saham IGM. Dengan begitu, setelah divestasi perseroan tetap mempertahankan kepemilikan mayoritas sebesar 79.99%. Rencana divestasi IGM ditargetkan terealisasi pada 1H 2016. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk melunasi utang kredit modal kerja (KMK) kepada PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan PT Maybank Indonesia (BNII) senilai Rp 500 Miliar.
WIKA - Bangun infrastruktur di perbatasan RI-Malaysia
PT Wijaya Karya (WIKA) terpilih sebagai kontraktor utama pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Entikong, Kabupaten Sanggau (Kalimantan Barat) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proyek senilai Rp 152.49 Miliar akan digarap di atas lahan seluas 80,003 m2. Dari lahan itu, WIKA akan membangun PLBN dengan luas bangunan 19,493 m2 di zona inti, sub inti dan pendukung. Proyek pembangunan PLBN di Entikong berlangsung selama 12 bulan. WIKA akan melakukan pekerjaan meliputi struktur, arsitektur, mechanical, electrical, plumbing dan elektronika. Tahap pertama, pekerjaan fokus ke bangunan utama, kargo, utilitas dan pos pemeriksaan. Pembangunan PLBN dikarenakan Entikong merupakan lalu lintas perekonomian antara Indonesia dan Malaysia.
WSKT - Akuisisi 12.5% saham Citra Waspphutowa
PT Waskita Karya (WSKT) selesai mengakuisisi 12.5% saham PT Citra Waspphutowa dari PT Hutama Karya senilai Rp 125 Miliar. Akuisisi tersebut dilakukan melalui anak usaha, PT Waskita Toll Road. Penyelesaian transaksi telah selesai dilakukan pada 22 Desember lalu. Citra Waspphutowa merupakan perusahaan yang mengelola proyek jalan tol Depok-Antasari. Sebelumnya Hutama Karya memiliki 50,000 saham (12.5% saham) Citra Waspphutowa. Transaksi tersebut akan memberikan keuntungan bagi WSKT karena rencana pengembangan jalan tol Depok-Antasari dapat meningkatkan kinerja WSKT dari investasi infrastruktur tol.