Daily News 27/03

March 27, 2017 No. 1458
BRPT - Fasilitas pinjaman

PT Barito Pacific (BRPT) memperoleh fasilitas pinjaman sebesar US$ 250 Juta dari Bangkok Bank PCL. untuk mendukung pendanaan akuisisi Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. (SEGHL). Fasilitas pinajaman tersebut bertenor 18 bulan dan telah ditandatangani pada 24 Maret 2017. Berdasarkan kesepakatan pinjaman BRPT menjaminkan sejumlah aset yaitu 498.67 juta lembar saham PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA), PT Griya Idola, dan Marigold Resources Pte Ltd.
INAF - Kinerja FY 2016
PT Indofarma (INAF) membukukan rugi bersih sebesar Rp 17.37 Miliar tahun lalu Vs laba Rp 6.57 Miliar pada FY 2015. Penjualan INAF naik 3.2%Yoy menjadi Rp 1.67 Triliun tahun lalu namun tingginya beban operasional menekan kinerja laba operasi INAF sehingga turun 39.1% menjadi Rp 33.44 Miliar pada FY 2016. Kinerja laba bersih tertekan oleh kenaikan beban keuangan sebesar 28.6%Yoy menjadi Rp 52.43 Miliar tahun lalu.
JPFA - Global Bond
PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) berencana menerbitkan obligasi global senilai US$ 150 Juta dengan kupon 5.5% yang akan jatuh tempo pada tahun 2022. Perseroan telah menandatangani perjanjian pembelian dengan Credit Suisse Limited untuk menjual senior notes yang akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX-ST). Perseroan tidak menyebutkan dana obligasi global tersebut akan digunakan untuk apa namun perseroan memiliki utang obligasi yang akan jatuh tempo pada tahun 2018 senilai US$ 225 Juta dengan kupon 6%.
LPKR - Penjualan Rumah Sakit Ke First REITs
PT Lippo Karawaci (LPKR) berencana menjual aset ke perusahaan pengelola dana investasi real estate (DIRE) di Singapura. Rencananya perseroan akan menjual dua aset berbentuk rumah sakit yaitu Rumah Sakit Siloam Yogyakarta dan Rumah Sakit Siloam Buton yang berada dibawah kendali PT Siloam International Hospital ke First REITs Singapura. Diperkirakan nilai aset RS Siloam Yogyakarta mencapai Rp 1 Triliun dan Siloam Buton berkisar Rp 400 Miliar hingga Rp 500 Miliar.
PPRO - Proyek Kertajati
PT PP Properti (PPRO) menjalin kerjasama dengan PT BIJB Aerocity Development, anak perusahaan PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB), untuk mengembangkan kawasan bisnis seluas 300Ha di wilayah Bandar Udara Kertajadi, Majalengka (Jawa Barat). Kerjasama tersebut diperkirakan berlangsung selama 30 tahun kedepan untuk membangun berbagai proyek komersial seperti apartemen, hotel, dan perkantoran. BIJB merupakan BUMD Jawa Barat yang bertanggungjawab membangun dan mengelola bandara Kertajati.