Daily News 12/04

April 12, 2017 No. 1469
AALI - Pembangunan dua pabrik baru

PT Astra Agro Lestari (AALI) berencana membangun dua pabrik baru tahun ini. AALI akan membangun pabrik pencampuran pupuk (fertilizer blending plant) dan pabrik penyulingan minyak inti sawit atau palm kernel oil (PKO). Untuk kedua pabrik tersebut AALI akan berinvestasi senilai Rp 300 Miliar. Pabrik fertilizer blending plant berkapasitas 100,000 ton per tahun akan dibangun di Kalimantan Tengah. Sedangkan pabrik PKO dibangun di Sulawesi dengan kapasitas produksi 400 ton per hari. Pembangunan pabrik PKO diperkirakan membutuhkan Rp 200 Miliar sedangkan sisanya sekitar Rp 100 Miliar untuk pabrik fertilizer blending plant. AALI berkomitmen tahun ini akan mengintegrasikan kebun sawit dengan peternakan sapi.
ACST - Revisi target kontrak baru
PT Acset Indonusa (ACST) membukukan kontrak baru senilai Rp 6.9 Triliun pada 1Q 2017 dan telah memenuhi target perolehan kontrak baru sepanjang tahun 2017 yang ditargetkan Rp 4.5 Triliun. Proyek pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated mendorong perolehan kontrak baru ACST senilai Rp 6.6 Triliun dari total nilai proyek Rp 13.5 Triliun. Jalan tol Jakarta-Cikampek II elevated merupakan kerjasama operasi (KSO) antara ACST dengan PT Waskita Karya (WSKT) dimana ACST memiliki 49% saham dan WSKT memiliki 51% saham. Adapun sisanya Rp 300 Miliar berasal dari dua pekerjaan tol Terbanggi Besar-Kayu Agung dan pekerjaan perbaikan tanah di Jawa Tengah. ACST juga telah menaikkan target kontrak baru 2017 dari semula Rp 4.5 Triliun menjadi Rp 7.5 Triliun.
ASGR - Belanja modal
PT Astra Graphia (ASGR) mengaloksikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 500 Miliar, naik 95% dibandingkan alokasi tahun lalu sebesar Rp 257 Miliar. sekitar 81% dana belanja modal akan dialokasikan untuk investasi pada lini bisnis penyewaan mesin. Selain berinvestasi pada lini bisnis penyewaan mesin perseroan juga memperkuat bisnis perdagangan elektronik (e-commerce). Lini bisnis e-commerce yang baru dikembangkan tersebut ditargetkan membukukan pendapatan sebesar Rp 150 Miliar atau sekitar 5% dari proyeksi total pendapatan tahun ini sebesar Rp 3 Triliun.
ASII - Belanja modal
PT Astra International (ASII) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 15 Triliun. Perseroan akan menggunakan sebagian besar dana belanja modal untuk mengembangkan bisnis di sektor infrastruktur, pertambangan, serta alat berat. Sumber dana belanja modal berasal dari kas internal.
INDY - Revisi rating
Moody's Investor Service (Moody's) menaikkan peringkat perusahaan PT Indika Energy (INDY) ke B2 dengan outlook stabil dari Caa1. Menurut analis Moody's, kenaikan rating INDY dipicu suksesnya penerbitan surat utang baru senilai US$ 265 Juta yang akan digunakan untuk refinancing surat utang senilai US$ 171 Juta yang jatuh tempo pada Mei 2018.