Daily News 13/07

July 13, 2017 No. 1522
ARTI - Diversifikasi bisnis

PT Ratu Prabu Energi (ARTI) tengah menyiapkan usaha baru dalam bisnis pangan. ARTI harus menyediakan kantor untuk perusahaan asal Australia yang diajak bekerjasama. ARTI juga tengah mengkaji beberapa lokasi sumber bahan pangan dengan target lokasi di Jawa, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera. Manajemen mengungkapkan diversifikasi bisnis pangan dengan fokus pada penyediaan daging dan kacang kedelai. Selain menyiapkan diversifikasi bisnis baru, ARTI akan meningkatkan bisnis migas dan properti.
BBNI - Kinerja 1H 2017
PT Bank Negara Indonesia (BBNI) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2017 sebesar 47%Yoy menjadi Rp 6.41 Triliun Vs Rp 4.37 Triliun pada 1H 2016 lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat naik sebesar 11%Yoy menjadi Rp 16.17 Triliun tahun lalu dengan laba operasi naik 47%Yoy menjadi Rp 8.17 Triliun. Posisi CAR tercatat sebesar 18.99% pada 1H 2017 (19.30% pada 1H 2016) dengan NPL Gross 2.83% (2.95% pada 1H 2016), ROE 15.56%(12.59% pada 1H 2016), dan LDR 88.93% (91.40% pada 1H 2016).
DMAS - Rencana ekspansi
PT Puradelta Lestari (DMAS) akan mengembangkan kawasan hunian dan komersial pada tahun ini, untuk memanfaatkan peluang beroperasinya sejumlah perusahaan baru. Dengan mulai beroperasinya beberapa perusahaan pada tahun ini, kebutuhan kawasan hunian dan komersial diperkirakan akan semakin kuat. Terdapat dua perusahaan otomotif yang mulai beroperasi, yaitu SAIC GM Wuling dan Mitsubishi yang telah membeli lahan seluas lebih dari 1000 Ha. Perseroan memprediksi kontribusi penjualan produk hunian dan komersial akan cukup tinggi tahun ini, seperti halnya tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 16% dari total marketing sales.
WSKT - Kontrak baru 1H 2017
PT Waskita Karya (WSKT) telah meraih kontrak baru senilai Rp 32 Triliun pada 1H 2017. Pencapaian kontrak baru pada 1H 2017 setara dengan 40% dari total target sepanjang tahun ini senilai Rp 80 Triliun. Sebagian besar pencapaian kontrak baru berasal dari proyek infrastruktur jalan tol. Selain infrastruktur jalan tol, WSKT juga mengerjakan infrastruktur listrik setelah mendapatkan kontrak baru dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp 3 Triliun. WSKT akan membangun jalur transmisi listrik Muara Enim-New Aur Duri sepanjang 500 kilometer sirkuit (kms) untuk menyalurkan produksi listrik dari pembangkit listrik mulut tambang di Sumatera Selatan sebesar 3,000 MW dengan target operasional pada tahun 2019.