Daily News 14/08
August 14, 2017 No. 1544
GEMS - Fasilitas pinjaman
PT Golden Energy Mines (GEMS) meraih pinjaman baru senilai US$ 115 Juta atau sekitar Rp 1.5 Triliun. Pinjaman tersebut diperoleh dari PT Bank Mandiri (BMRI) yang terbagi dalam dua bagian. Pertama, pinjaman senilai US$ 50 Juta dengan bunga 6.5% per tahun. Pinjaman ini bertenor tujuh tahun dan digunakan untuk keperluan umum perusahaan, termasuk refinancing pinjaman yang sudah ada. Kedua, pinjaman senilai US$ 65 juta. Bunga dan tenornya sama dengan fasilitas pinjaman pertama. Pinjaman ini akan digunakan untuk pembiayaan belanja modal dan pembangunan fasilitas tambang batubara anak usaha, Borneo Indobara. Tahun ini, GEMS berencana manambah kapasitas produksi Borneo Indobara.
ROTI - Rencana rights issue
PT Nippon Indosari Corpindo (ROTI) berencana menerbitkan 1.15 miliar lembar saham baru (18.25% saham) melalui proses rights issue. Dengan harga penawaran berkisar antara Rp 1,200 hingga Rp 1,300 per lembar maka target perolehan dana mencapai Rp 1.38 Triliun hingga Rp 1.49 Triliun. Rencana rights issue telah mendapat persetujuan RUPSLB 7 Juli lalu. Seluruh dana hasil rights issue akan dialokasikan untuk mendukung rencana pengembangan fasilitas produksi dalam 5 tahun kedepan. Cum rights ditetapkan pada 29 September 2017.
SGRO - Peningkatan produksi
PT Sampoerna Agro (SGRO) memproyeksikan peningkatan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) tahun ini sebesar 15% hingga 20% dibandingkan tahun lalu. Sepanjang tahun 2016, perseroan memproduksi sekitar 300 ribu ton CPO. Perseroan telah menambah lahan industri melalui akusisi dari sebelumnya seluas 73 ribu Ha menjadi 136 ribu Ha, termasuk peningkatan kebun inti menjadi 80 ribu Ha dari sebelumnya 42 ribu Ha. Sementara itu, aset perkebunan perseroan meningkat 12 kali lipat menjadi Rp 5.5 Triliun dibandingkan pada 2016 sebesar Rp 445 Miliar.
WINS - Rencana private placement
PT Wintermar Offshore Marine (WINS) berencana menerbitkan 400 juta lembar saham baru (9% saham) tanpa HMETD (non-preemptive rights) melalui proses private placement. Dengan harga penawaran minimum Rp 258.48 per lembar maka target perolehan dana mencapai US$ 7 Juta yang akan dialokasikan untuk membayar pinjaman.