Daily News 21/11
November 21, 2017 No. 1613
Industri Batubara dan Energi
Keputusan PLN untuk melakukan negosiasi penurunan tarif jual-beli listrik atas beberapa PLTU swasta baru dikhawatirkan dapat menghambat ekspansi emiten pertambangan batubara ke sektor kelistrikan.
IPO Wika Gedung
Menetapkan harga perdana Rp290 sehingga akan menghimpun dana hingga Rp832.88 Miliar. Penawaran Umum 22 ? 24 November, listing 30 November.
ADHI - Kontrak baru
PT Adhi Karya (ADHI) membukukan kontrak baru Rp31.6 Triliun hingga Oktober 2017. Naik sekitar Rp1.6 Triliun dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp30 Triliun. Lini bisnis kontruksi dan energy menjadi penyumbang terbesar kontrak baru tersebut sebesar Rp 96.1% atau setara Rp 30.36 Triliun dan selebihnya berasal dari lini bisnis lainnya. Proyek jalan, jembatan, dan kereta ringan mengambil prosi sebesar Rp21.58 Triliun (68.3%), proyek gedung menyumbang sekitar Rp7.48 Triliun (23.7%) dan proyek lain-lainnya sekitar Rp2.52 Triliun (8%).
SSMS - Rencana emisi obligasi global
PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) berencana merilis obligasi global pada 1Q 2018 senilai US$ 300 Juta yang sebelumnya sempat tertunda. Penundaan dikarenakan volatilitas tinggi di pasar obligasi global namun rencana masih akan dilanjutkan pada tahun depan. Dana akan digunakan untuk refinancing dan operasional perusahaan. Surat utang ini diperkirakan mendapatkan peringkat B1 dari Moody's dan B+ dari Fitch. Untuk nilai kupon masih menunggu keadaan pasar.
KREN dan MCAS ? Akuisisi MatchMove Indonesia
PT. Krena Graha Investama (KREN) dan PT. M-Cash Integrasi (MCAS) mengakuisisi 29.82% saham MatchMove Indonesia yang bergerak di bidang fintech dan mempersiapkannya untuk IPO tahun depan.