Daily News 20/03
March 20, 2012 No. 223
IPO - PT Aditec Cakrawiyasa
PT Aditec Cakrawiyasa, produsen kompor gas merek Quantum berencana IPO pada 4Q 2012. Aditec berencana menawarkan sekitar 20%-30% dari total modal disetor serta ditempatkan perusahaan dengan target perolehan dana mencapai Rp 500 Miliar. Aditec akan menggunakan hasil dana IPO sebesar Rp 250 miliar untuk membangun pabrik injeksi plastik yang berlokasi di Pasar Kemis, Tangerang Banten, sisanya akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi kompor gas dari 200,000 unit per tahun ditingkatkan 50% menjadi 300,000 unit per tahun dan dana IPO juga digunakan untuk modal kerja perusahaan.
BNBR ? Akuisisi perusahaan
PT Bakrie & Brothers (BNBR) melalui anak usahanya PT Bakrie Tosan Jaya akan mengakuisisi perusahaan komponen kendaraan penumpang senilai Rp 300 Miliar. Akuisisi tersebut akan rampung pada Juni 2012.
CMNP - Rencana penerbitan obligasi
PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) berencana menerbitkan obligasi yang telah ditetapkan nilai emisinya Rp 1.2 Triliun. Manajemen CMNP sedang bersiap menyerahkan dokumen penerbitan obligasi ke Bapepam-LK dan telah memilih empat sekuritas sebagai penjamin emisi (underwriter). CMNP akan menggunakan sebagian dana hasil penerbitan obligasi untuk membiayai dua sampai tiga akuisisi ruas tol baru. Selain itu hasil penerbitan obligasi juga dialokasikan untuk menutup kekurangan biaya pembangunan proyek tol Depok-Antasari dan mendanai penggarapan enam ruas tol dalam kota.
ICBP - Kinerja 2011
PT Indofood CBP Sukses Makmur (INDF) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 15.9%Yoy menjadi Rp 1.97 Triliun tahun lalu Vs Rp 1.7 Triliun pada 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 7.8%Yoy menjadi Rp 19.37 Triliun Vs Rp 17.96 Triliun pada 2010. ICBP membukukan kenaikan laba operasional sebesar 3%Yoy menjadi Rp 2.61 Triliun tahun lalu.
INDF - Kinerja 2011
PT Indofood Sukses Makmur (INDF) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 4.2%Yoy menjadi Rp 3.07 Triliun tahun lalu Vs Rp 2.95 Triliun pada 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 18%Yoy menjadi Rp 45.33 Triliun Vs Rp 38.4 Triliun pada 2010. INDF membukukan kenaikan laba operasional sebesar 8.8%Yoy menjadi Rp 6.85 Triliun tahun lalu.
KRAS - Penjaminan aset
Sesuai dengan perjanjian pinjaman 14 Februari lalu, anak perusahaan PT Krakatau Steel (KRAS) dan POSCO, PT Krakatau POSCO harus menyerahkan jaminan sebesar 30% dari nilai pinjaman US$ 1.73 Miliar, yaitu US$ 518.7 Juta. Nilai jaminan tersebut termasuk dalam kategori transaksi material karena nilai jaminan adalah 45.4% dari total ekuitas KRAS pada akhir 2011 lalu dan oleh karenanya membutuhkan persetujuan RUPSLB.