Daily News 12/04

April 12, 2012 No. 238
BUDI - Proyeksi kinerja

PT Budi Acid Jaya (BUDI) menargetkan dapat membukukan kenaikan pendapatan sebesar 10%Yoy menjadi Rp 2.75 Triliun tahun ini seiring peningkatan volume produksi. Saat ini BUDI tengah menyelesaikan pabrik glukosa di Solo (Jawa Tengah) dengan kapasitas 30,000 ton per tahun yang diperkirakan selesai pada 1H 2012. BUDI juga membangun pabrik tapioka di Madiun (Jawa Timur) dengan kapasitas 30,000 ton per tahun yang diperkirakan selesai akhir tahun ini. Manajemen juga berencana membangun 3-4 unit pembangkit listrik tenaga bio gas (PLTBG) dari 8 unit yang telah dimiliki saat ini untuk mengurangi ketergantungan listrik kepada PLN serta meningkatkan efisiensi biaya.
GIAA - Penjualan saham
Kementrian BUMN menargetkan penjualan saham PT Garuda Indonesia (GIAA) diselesaikan bulan ini setelah terpilihnya Morgan Stanley sebagai financial advisor program penjualan 2.46 miliar lembar (10.8%) saham GIAA yang dimiliki penjamin emisi, PT Bahana Securities, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas.
GTBO - Rencana ekspansi
PT Garda Tujuh Buana (GTBO) berencana meningkatkan target produksi batubara menjadi 3 juta ton tahun ini dari 1.3 juta ton tahun lalu. Untuk mendukung rencana tersebut, manajemen mengalokasikan dana belanja modal senilai Rp 117.73 dari kas internal dan Rp 74 Miliar dari laba ditahan atas laba bersih 2011 (0% dividend payout ratio). GTBO memiliki areal konsesi batubara di Pit Bajau, (Bulungan - Kalimantan Timur) hingga tahun 2021 dengan jumlah cadangan batubara mencapai 100 juta ton dengan nilai kalori 4,750 ? 5,000 Kcal/Kg.
JPFA & MBAI - Merger demi efisiensi
PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) dan PT Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) sepakat untuk menggabungkan usahanya (merger). Selain itu JPFA merangkul dua anak usaha MBAI, PT Multiphala Adiputra dan PT Hidon. JPFA dan ketiga perusahaan telah menandatangani kesepakatan awal mengenai rencana merger. Dalam kesepakatan itu, JPFA akan menjadi surviving entity dan masing-masing pihak telah menyepakati harga pasar wajar saham JPFA senilai Rp 4,325/saham dan MBAI Rp 13,164/saham. Setelah merger, JPFA berencana mengeluarkan saham baru bagi pemegang saham minoritas MBAI.
SSIA - Rencana penambahan lahan
PT Surya Semesta Internusa (SSIA) berencana memperluas area lahan di kawasan Karawang, Jawa Barat. Di tahun ini SSIA berencana membeli lahan baru seluas 1,000 Ha dan telah menyiapkan dana senilai Rp 900 Miliar. Jumlah tersebut diluar alokasi dana belanja modal (capex) tahun ini. Dalam rencana awal, bila SSIA mendapatkan 1,000 Ha lahan yang diincar, SSIA akan menjual kembali sebagian lahan tersebut. Sedangkan sebagian lagi akan dibangun sebagai kawasan bisnis. SSIA hingga kini masih memiliki cadangan lahan seluas 1,400 Ha yang berlokasi di Karawang, Cibarusah dan 280 Ha di Karawang Timur.