Daily News 28/08
August 28, 2023 No. 2401
PGAS Penuhi Kebutuhan Pelanggan di Batam, PGN (PGAS) Integrasikan Infrastruktur dan Layanan PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN mengintegrasikan infrastruktur dan layanan gas bumi untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan gas bumi bagi pelanggan rumah tangga, industri, transportasi, dan kelistrikan di Batam, Kepri. Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Beni Syarif Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Minggu mengatakan secara keseluruhan, volume niaga gas di area Batam sampai dengan Juni 2023 sebesar 90,62 BBTUD. Penerima gas terbesar adalah pembangkit listrik sebesar 82 persen dan diikuti sektor industri. "PGN juga terus mengantisipasi potensi pertumbuhan kebutuhan gas di wilayah lainnya dengan terus berfokus pada pengembangan infrastruktur baik melalui pipa maupun moda transportasi lainnya (beyond pipeline) khususnya bagi wilayah yang belum terjangkau oleh pipa," jelas Beni dalam kunjungannya bersama analis, investor, dan regulator pasar modal di Area Batam, Kepri. "PGN tengah mengupayakan penambahan pasokan gas untuk area Batam. Kami proyeksikan dari sumber gas yang berada di Sumatera dan West Natuna. Selain untuk ketahanan pasok, juga mendukung pertumbuhan demand dan penambahan pelanggan," sebut Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Harry Budi Sidharta pada kesempatan yang sama.? Sumber: https://www.emitennews.com/news/penuhi-kebutuhan-pelanggan-di-batam-pgn-pgas-integrasikan-infrastruktur-dan-layanan ============================================================================= WOWS Pendapatan Naik, Ginting Jaya Energi (WOWS) Pangkas Rugi PT Ginting Jaya Energi Tbk (WOWS) meraih pendapatan usaha Rp50,43 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari pendapatan usaha Rp39,42 miliar di periode sama tahun sebelumnya. ? Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi Rp43,16 miliar dari Rp51,00 miliar dan laba kotor diraih Rp7,26 miliar dari rugi kotor Rp11,58 miliar yang diderita tahun sebelumnya. ? Rugi sebelum taksiran pajak diderita Rp7,57 miliar namun jauh lebih rendah dari rugi sebelum taksiran pajak Rp24,72 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan rugi tahun berjalan tercatat sama yakni Rp7,57 miliar turun dari rugi tahun berjalan Rp24,72 miliar tahun sebelumnya. ? Jumlah liabilitas mencapai Rp151,81 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp146,41 miliar hingga periode 31 Desember 2022.??Jumlah ekuitas WOWS mengalami penurunan jadi Rp525,25 miliar dari sebelumnya Rp532,82 miliar. Jumlah aset tercatat Rp677,06 miliar hingga periode 30 Juni 2023 turun dari jumlah aset Rp679,23 miliar hingga 31 Desember 2022. Kas yang diperoleh dari aktivitas operasi menguat jadi Rp6,46 miliar dari sebelumnya tercatat hanya Rp447,69 juta. Sumber: https://www.emitennews.com/news/pendapatan-naik-ginting-jaya-energi-wows-pangkas-rugi ============================================================================= RSCH Debut IPO, Saham Emiten RS Charlie (RSCH) Terbang Sentuh ARA Emiten rumah sakit PT Charlie Hospital Semarang Tbk. (RSCH) secara sah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, (28/8/2023). Pada Penawaran Umum Perdana Saham ini, saham RSCH bergerak mencapai Auto Reject Atas (ARA). RSCH menentukan harga penawaran Rp115 per lembar. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, saham perusahaan rumah sakit swasta tersebut bergerak di angka Rp155 per helai, atau naik 34,78%. Nilai transaksi sebesar Rp13 miliar. Dalam IPO ini, RSCH melepas sebanyak 530 juta saham baru atau 20,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, sehingga Perseroan berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp60,95 miliar. Sekitar 48,92% dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya akan di gunakan RSCH untuk penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Charlie Hospital Demak. Rumah sakit ini ditargetkan menjadi Rumah Sakit tipe C serta direncanakan akan beroperasi pada Juni 2023 dan memiliki kapasitas tempat tidur sebanyak 130 tempat tidur. Kemudian, sekitar 50,47% dana hasil IPO akan digunakan Perseroan untuk pembelian alat medis. Sisanya, sekitar 0,61% akan digunakan untuk modal kerja, modal operasional dan/atau digunakan untuk pembelian persediaan Perseroan. Sumber: https://www.cnbcindonesia.com/market/20230828092208-17-466588/debut-ipo-saham-emiten-rs-charlie--rsch--terbang-sentuh-ara ============================================================================= TCPI Menghijau Signifikan, BEI Sematkan Warning UMA ke Saham Transcoal Pacific (TCPI) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan kepada para pelaku pasar modal bahwa saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) mengalami pergerakan yang tak wajar, sehingga pihak regulator menyematkan peringatan dengan notasi Unusual Market Activity (UMA). Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal. Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 4 Agustus 2023 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (”Bursa”) tentang laporan bulanan registrasi pemegang efek. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham TCPI tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya. Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Saham TCPI pada perdagangan akhir pekan lalu menguat 1,69 persen atau 150 poin ke level 9.050 per saham dari harga sebelumnya. Adapun selama sepekan lalu saham TCPI memang menguat 4,02 persen atau 350 poin. Jumat Lalu saham TCPI di transaksikan sebanyak 9.939.200 lembar saham dengan nilai Rp88,77 miliar untuk 1.075 kali transaksi. Sumber: https://www.emitennews.com/news/menghijau-signifikan-bei-sematkan-warning-uma-ke-saham-transcoal-pacific-tcpi ============================================================================= BHIT Lanjut! MNC Asia (BHIT) Gulung 306,52 Juta Saham Emiten Jagoan Lo Kheng Hong (BMTR) MNC Asia Holding (BHIT) mempertebal kepemilikan saham Global Mediacom (BMTR). Itu dengan menyapu bersih 306.521.300 helai alias 306,52 juta eksemplar. Transaksi lintas MNC Group tersebut, dibantu sejumlah sekuritas. Tepatnya, menjadi 5,19 miliar eksemplar alias setara dengan 31,34 persen. Bertambah sekitar 1,85 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabungan saham sebanyak 4,89 miliar lembar. Koleksi saham sebanyak itu, sebanding alias setara dengan 29,49 persen.? Per 31 Juli 2023 pemegang saham Global Mediacom terdiri dari MNC Asia Holding 7,48 miliar helai alias 45,75 persen. Lo Kheng Hong 1,06 miliar lembar atau 6,53 persen. Dan, masyarakat - non warkat - Scripless 7,79 miliar eksemplar selevel dengan 47,69 persen.? Sumber: https://www.emitennews.com/news/lanjut-mnc-asia-bhit-gulung-30652-juta-saham-emiten-jagoan-lo-kheng-hong-bmtr