Daily News 22 January 2026
-
CMRY
Cisarua Mountain Dairy Tbk.
-
PT. Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) resmi mendirikan anak perusahaan baru bernama PT. Artha Rasa Cimory (ARC) yang berkedudukan di Jakarta Barat. Corporate Secretary CMRY, Dinar Primasari, dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (21/1), menyampaikan bahwa ARC didirikan dengan modal dasar sebesar Rp10 miliar yang terbagi atas 100.000 saham, masing-masing dengan nilai nominal Rp100.000 per saham. Dari modal dasar tersebut, sebanyak 25.000 saham telah ditempatkan dan disetor penuh dengan total nilai Rp2,5 miliar.
Dalam struktur kepemilikan, CMRY menggenggam 99% saham ARC, sementara sisanya sebesar 1% dimiliki oleh Farell Grandisuri. Pendirian ARC dituangkan dalam Akta Pendirian Nomor 17 tertanggal 15 Januari 2026 dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0008849.AH.01.11.Tahun 2026 tertanggal 20 Januari 2026.
https://emitennews.com/news/cimory-cmry-kebut-lagi-mesin-usaha-bentuk-entitas-baru-pt-arc
-
INET
Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.
-
PT. Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET), emiten yang bergerak di bidang penyedia jasa internet (ISP) dan penyewaan fiber optic, mengumumkan rencana aksi korporasi berupa penawaran umum instrumen utang melalui Obligasi dan Sukuk Ijarah Tahun 2026. Total target perolehan dana dari kedua emisi ini mencapai Rp1 triliun.
Penerbitan ini terbagi menjadi dua instrumen utama, masing-masing dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya sebesar Rp500 miliar.
Obligasi I Sinergi Inti Andalan Prima Tahun 2026:
Seri A: Jangka waktu 370 hari kalender dengan pelunasan penuh (bullet payment) saat jatuh tempo.
Seri B: Jangka waktu 3 tahun dengan pelunasan penuh (bullet payment) saat jatuh tempo.https://emitennews.com/news/sah-inet-mulai-tawarkan-obligasi-dan-sukuk-rp1-triliun-mulai-hari-ini
-
PART
Cipta Perdana Lancar Tbk.
-
PT. Cipta Perdana Lancar Tbk. (PART) mendapat suntikan modal Rp277,17 miliar. Fasilitas kredit tersebut meluncur dengan deras dari PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA). Perjanjian perolehan fasilitas kredit tersebut telah diteken pada 19 Januari 2026. Rincian transaksi perolehan tambahan plafon, dan perubahan fasilitas kredit tersebut sebagai berikut. Fasilitas modal kerja berupa kredit lokal & time loan revolving dengan plafon Rp30 miliar.
Installment loan alias pinjaman cicilan 3-6: total saldo pinjaman atau outstanding Rp19,1 miliar. Installment loan 7-8: fasilitas baru dengan plafon Rp49,8 miliar. Lalu, kredit Investasi 4-7: total outstanding Rp87,77 miliar. Kredit investasi 8 & 9 dengan total plafon Rp30 miliar. Kredit investasi 10 Uncommitted sebesar Rp60,5 miliar. Suku bunga mayoritas fasilitas pinjaman di kisaran 8 persen hingga 8,38 persen per tahun.
Durasi pinjaman modal kerja 1 tahun dapat diperpanjang, dan Installment loan & kredit invvestasi 5-8 tahun.
https://emitennews.com/news/kerek-kapasitas-produksi-part-tarik-pinjaman-rp27717-miliar
-
UNTR
United Tractors Tbk
-
Saham PT. United Tractors Tbk. (UNTR) terjun bebas setelah izin usaha tambang emas Martabe asal Sumatera Utara itu dilucuti Izin Usaha Pertambangan (IUP) oleh pemerintah. Pada perdagangan Rabu (21/1/2026), saham UNTR dibuka hingga ditutup menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB) dengan anjlok 14,93 persen atau turun 4.775 poin ke level Rp27.200 dari harga pembukaan Rp31.975. Tekanan juga merembet ke induk usaha UNTR, PT. Astra International Tbk. (ASII).
Pada pembukaan perdagangan saham ASII sempat nyaris terjun ARB dengan selisih 5 tick atau 100 poin di atas harga ARB setara 13,40 persen atau turun 975 poin ke Rp6.300. Usai kisruh pemberitaan media, PT. Agincourt Resources (entitas usaha UNTR yang mengelola tambang emas Martabe) yang termasuk dalam 28 perusahaan yang izinnya dicabut oleh pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan.
https://emitennews.com/news/terjun-harga-untrasii-hingga-arb-manajemen-tambang-buka-suara