Daily News 18 February 2026

February 18, 2026 No. 2989

BRMS

Bumi Resources Minerals Tbk.

Manajemen PT. Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) dalam klarifikasi resminya menyangkal isu pemberitaan terkait penyegelan konsesi tambang emas di Poboya, Palu, Sulawesi Tengah miliknya. Dalam siaran pers BRMS yang terbit pada Senin (16/2/2026) yang terdiri dari Direktur Utama Agus Projosasmito, Direktur sekaligus Corporate Secretary Muhammad Sulthon, serta Chief Investor Relations Officer Herwin Wahyu Hidayat, menyampaikan penjelasan atas pelurusan pemberitaan terkait penyegelan konsesi tambang emas di Palu.

Agus menuturkan bahwa, “Pemerintah yang diwakili oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (‘Satgas PKH’) menyegel satu titik area yang mana telah ditemukan adanya pembukaan lahan tanpa izin di kawasan hutan oleh para penambang liar. Area yang disegel tersebut merupakan bagian dari kontrak karya yang dikelola oleh PT. Citra Palu Minerals (‘CPM’) di Palu, Sulawesi, yang sampai saat ini masih belum ditambang dan dioperasikan oleh CPM.”

https://emitennews.com/news/brms-klarifikasi-isu-penyegelan-konsesi-tambang-emas-cpm-di-palu

DSSA

Dian Swastatika Sentosa Tbk

PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 16.00 WIB di Sinar Mas Land Plaza, Jakarta, serta secara elektronik melalui eASY.KSEI milik Kustodian Sentral Efek Indonesia. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Senin (16/2/2026), Direksi DSSA menjelaskan bahwa agenda utama RUPSLB adalah persetujuan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25, termasuk penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan.

Manajemen menyampaikan, aksi korporasi ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah saham beredar dan membuat harga saham DSSA lebih terjangkau bagi investor yang lebih luas. Selain itu, stock split diharapkan dapat memperluas basis investor, memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta meningkatkan likuiditas perdagangan saham di pasar.

https://emitennews.com/news/dssa-siapkan-stock-split-125-rupslb-digelar-11-maret

PGEO

Pertamina Geothermal Energy Tbk.

PT. Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus memperkuat sinergi pengembangan panas bumi dalam mendorong transisi energi nasional. Sinergi ditandai dengan kunjungan PLN ke PGE Area Lahendong di Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis, 12 Februari 2026. Kedua BUMN itu, membahas optimalisasi pembangkit eksisting, pengembangan proyek greenfield, brownfield, dan kemitraan strategis.

Executive Vice President (EVP) Manajemen Panas Bumi (MPB) PLN John Y.S. Rembet didampingi Vice President PLTP IPP dan Kemitraan PLN Dicky Saputra, Manager of Geothermal Energy PLN Galih K. Wardoyo, Manager Procurement Planning of Geothermal IPP PLN Yodha Y. Nusiaputra, dan Executive Officer EVP PLN Adithya Yunanto bertemu langsung Direktur Operasi Pertamina Geothermal Energy Andi Joko Nugroho di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lahendong.

Andi menjelaskan kunjungan PLN wujud kemitraan dalam mengembangkan potensi panas bumi Sulawesi, dan Sumatra. “Kunjungan ini menjadi sarana untuk memastikan operasional panas bumi berjalan selaras prinsip tata kelola perusahaan yang baik, mengingat PLN merupakan offtaker utama energi panas bumi hasil produksi PGE,” tutur Andi, di Tomohon, Senin, 16 Februari 2026.

https://emitennews.com/news/transisi-energi-pgeo-kebut-panas-bumi-sulawesi-dan-sumatera 

RMKE

RMK Energy Tbk.

PT. RMK Energy Tbk. (RMKE), berhasil mencatat lonjakan kinerja signifikan pada awal 2026. Baik dari segmen jasa pengangkutan maupun penjualan batu bara (trading), meski periode secara historis merupakan low season bagi industri pertambangan. Pada segmen jasa pengangkutan batu bara, RMK Energy mencatat kinerja operasional gemilang dengan peningkatan volume pengangkutan via hauling road 9,26 kali lipat. 

Volume jasa melalui hauling road itu, tercatat mencapai 167,5 ribu ton pada Januari 2026, melonjak signifikan dari 16,3 ribu ton pada periode sama saat jalur tersebut mulai beroperasi di tahun sebelumnya. Volume via jalan baru itu, mendukung RMK Energy untuk meningkatkan keseluruhan volume jasa hingga ke pemuatan ke kapal tongkang.

Sepanjang Januari 2026, RMK Energy berhasil mengangkut total 703 ribu ton batu bara ke kapal tongkang. Pencapaian volume itu, dinilai sangat signifikan mengingat Januari 2026, umumnya masih merupakan periode low season. Di mana, para penambang cenderung fokus pada penyelesaian administrasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) awal tahun. 

https://emitennews.com/news/awal-2026-penjualan-batu-bara-rmke-tumbuh-4-kali-lipat 

SMIL

Sarana Mitra Luas Tbk.

PT. Sarana Mitra Luas Tbk. (SMIL) menyerap dana obligasi Rp229,7 miliar. Realisasi itu berarti sekitar 78 persen dari total koleksi dana bersih obligasi Rp294,04 miliar. Dengan demikian, dana hasil obligasi I masih tersisa Rp64,33 miliar atau selevel 22 persen. Rincian penyerapan dana hasil obligasi Sarana Mitra Luas sebagai berikut. Pembelian Forklift Eletric, Lithium Battery, dan Charger Rp212,67 miliar.

Serapan itu setara 72,33 persen dari alokasi awal Rp277,02 miliar atau 94,2 persen dari total hasil bersih dana obligasi. Lalu, senilai Rp17,02 miliar untuk pelunasan leasing terserap penuh yaitu 5,78 persen dari alokasi awal. Di sisi lain, sisa dana obligasi Rp64,33 miliar, ditempatkan di Bank OCBC. Dana itu disemai dengan bunga/bagi hasil 5,25 persen per tahun. Dana tersebut dibiakkan dalam tempo 1 tahun. 

https://emitennews.com/news/smil-serap-dana-obligasi-rp2297-miliar-telisik-rinciannya