Daily News 24 February 2026

February 24, 2026 No. 2993

BMRI

Bank Mandiri (Persero) Tbk

PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) kembali mencatatkan kinerja solid pada awal 2026. Bank BUMN ini mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) Januari 2026, realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62 persen secara tahunan (year on year/YoY) jadi Rp1.511,4 triliun. Peningkatan penyaluran kredit tersebut turut mendorong pertumbuhan total aset menjadi Rp2.191,9 triliun atau naik 13,96 persen YoY, mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terjaga kualitasnya seiring penguatan fungsi intermediasi di awal tahun.

Dalam keterangan resminya Senin (23/2/2026), Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan tersebut mempertegas komitmen perseroan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah. 

https://emitennews.com/news/fundamental-solid-bank-mandiri-awali-2026-perkuat-ekonomi-kerakyatan

BREN

Barito Renewables Energy Tbk.

PT. Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) melalui anak usahanya, PT. Star Energy Geothermal, meneken perjanjian kerja sama dengan perusahaan teknologi energi global SLB (NYSE: SLB) untuk percepatan pengembangan teknologi panas bumi, termasuk proyek Sekincau di Lampung, Indonesia. Kolaborasi mencakup desain dan perencanaan lapangan Sekincau, layanan pengeboran terintegrasi, serta pengembangan teknologi untuk karakterisasi bawah permukaan, pengeboran, dan produksi.

Kerja sama juga membuka kerangka evaluasi peluang proyek geothermal atau panas bumi ke depan, termasuk di Amerika Utara.

https://emitennews.com/news/kolaborasi-bren-slb-siap-cari-proyek-panas-bumi-hingga-luar-negeri

MDKA

Merdeka Copper Gold Tbk.

Komisaris PT. Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), Andrew Phillip Starkey, tercatat mengakumulasi 1,4 juta saham perseroan sejak akhir Januari 2026 di tengah tekanan harga imbas pembekuan rebalancing indeks global MSCI. Berdasarkan data transaksi MDKA di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Andrew melakukan pembelian secara bertahap dengan rrincian 300.000 saham di harga Rp3.078 pada (22/1/2026), lalu selanjutnya Ia kembali membeli sebanyak 350.000 saham di harga Rp3.422 pada (28/1/2026).

Tak berhenti di situ, Andrew pada (9/2/2026) tertakar melakukan pembelian kembali sebanyak 150.000 saham di harga Rp3.060, berlanjut 300.000 saham di harga Rp3.113 pada (12/2/2026), dan 150.000 saham di harga Rp3.200 pada (18/2/2026).

https://emitennews.com/news/beruntun-komisaris-mdka-asal-inggris-akumulasi-saham-senilai-rp447-m

RAJA

Rukun Raharja Tbk

PT. Rukun Raharja Tbk. (RAJA) memastikan rencana pembelian kembali saham (buyback) tidak akan menggerus porsi saham publik dan tetap memenuhi ketentuan minimum free float yang ditetapkan bursa. Manajemen menegaskan, aksi korporasi tersebut telah dihitung secara cermat agar struktur kepemilikan dan likuiditas saham tetap terjaga.

Mengacu pada komposisi kepemilikan per 28 Januari 2026, sebelum buyback, jumlah saham tercatat RAJA mencapai 4,22 miliar saham dengan porsi free float sebanyak 1,04 miliar saham atau setara 24,67%. Sekretaris Perusahaan RAJA, Yuni Pattinasarani, dalam keterbukaan informasi, Senin (23/2/2026), menjelaskan bahwa Perseroan telah melakukan simulasi atas rencana buyback senilai Rp250 miliar.

Dengan asumsi seluruh saham hasil buyback dicatat sebagai saham treasury, maka jumlah saham treasury diperkirakan mencapai 54,47 juta saham.

https://emitennews.com/news/buyback-rp250-miliar-raja-tegaskan-jaga-free-float-di-atas-15-persen

SUPA

Super Bank Indonesia Tbk.

A5-DB Holdings Pte. Ltd. menambah timbunan saham PT. Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA). Itu dilakukan dengan mengemas 357.070.000 helai alias 357,07 juta lembar. Praktik pembelian itu, telah dipatenkan pada 6,18, dan 23 Februari 2026. Transaksi akumulasi itu, dilakukan dengan kissarna harga Rp899 per lembar hingga Rp1.100 per saham. Nah, dengan skema harga tersebut, entitas Grab Hildings tersebut dipaksa merogoh kocek senilai Rp361 miliar. Rincian transaksi Grab tersebut sebagai berikut.

Pada 6 Februari 2026, Grab mengemas 158.070.000 saham dengan harga pelaksanaan Rp899 per lembar sebesar Rp142,1 miliar. Lalu, edisi 18 & 23 Februari 2026, kembali Grab menjala 199 juta helai Rp1.100 per helai senilai Rp218,9 miliar. 

https://emitennews.com/news/agresif-grab-tampung-357-juta-saham-supa-rp361-miliar