Daily News 02 April 2026

April 02, 2026 No. 3015

BBYB

Bank Neo Commerce Tbk.

PT. Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) menutup tahun buku 2025 dengan lonjakan laba bersih, di tengah upaya perseroan memperkuat fundamental bisnis hingga permodalan serta efisiensi operasional berbasis digital. Merunut laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang dikutip Rabu (1/4/2026), laba bersih BBYB tercatat sebesar Rp565,69 miliar, melonjak 2.745 persen secara year on year (yoy) dibandingkan Rp19,88 miliar pada 2024. 

Direktur Utama BBYB, Eri Budiono dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa capaian kinerja sepanjang 2025 merupakan hasil dari strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

https://emitennews.com/news/laba-neobank-bbyb-melangit-2745-persen-jadi-rp56569-miliar

ESSA

ESSA Industries Indonesia Tbk.

Pemegang saham PT. Essa Industries Indonesia Tbk. (ESSA), Theodore Permadi Rachmat, dilaporkan telah melakukan aksi divestasi saham per Selasa, 31 Maret 2026 dengan melepas sebagian kepemilikannya di emiten tersebut. Berdasarkan keterbukaan informasi Rabu (1/4/2026), T.P. Rachmat yang merupakan Penerima Manfaat Akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) Perseroan telah melego sebanyak 14.277.900 lembar saham ESSA di kisaran harga Rp750 hingga kocek Rp765 per saham.

Adapun, nilai transaksi ini diperkirakan mencapai sekitar Rp10,8 miliar. "Tujuan dari transaksi adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung,” tulis manajemen ESSA.

https://emitennews.com/news/tp-rachmat-jual-143-juta-saham-essa-senilai-rp108m-harga-ikut-drop

RMKE

RMK Energy Tbk.

PT. RMK Energy Tbk. (RMKE) perusahaan penyedia jasa logistik batu bara terintegrasi, mencatat kinerja keuangan solid sepanjang 2025. Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp2,2 triliun, ditopang kinerja kuartal keempat tumbuh signifikan 55,1 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp1,1 triliun. Pencapaian ini menunjukkan resiliensi dalam menghadapi dinamika pasar. 

Pendapatan usaha tahun 2025 dikontribusi secara dominan oleh segmen penjualan batu bara 62,2 persen, dan segmen jasa logistik batu bara 37,8 persen. Seiring peningkatan pendapatan, RMKE juga mencatat laba kotor Rp405,4 miliar pada 2025. Menariknya, kontribusi laba kotor menunjukkan komposisi berbeda.

Di mana, segmen jasa logistik batu bara menjadi pendorong utama dengan kontribusi 88,2 persen, dan segmen penjualan batu bara menyumbang 11,8 persen. Kinerja laba kotor impresif itu, didorong pertumbuhan segmen jasa logistik batu bara melonjak 52,5 persen yoy, mencapai Rp357,7 miliar sepanjang 2025. 

https://emitennews.com/news/rmke-tutup-2025-dengan-kinerja-solid

SMGR

Semen Indonesia (Persero) Tbk.

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) mencatatkan pendapatan jumbo sebesar Rp35,24 triliun di tengah perlambatan industri bahan bangunan sepanjang 2025. Namun, besarnya topline tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan bottom line. Berdasarkan laporan keuangan audited 2025, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp191 miliar. Artinya, margin laba bersih berada di bawah 1% yang mencerminkan tekanan profitabilitas yang masih cukup berat di industri semen.

Dari sisi operasional, beban pokok pendapatan yang mencapai Rp28,17 triliun menjadi faktor utama yang menggerus margin. Meski demikian, SIG masih mampu mencatat EBITDA sebesar Rp4,49 triliun dan laba sebelum pajak Rp602 miliar.

https://emitennews.com/news/industri-melambatsmgr-ungkap-strategi-hadapi-tantangan-sepanjang-2025