Daily News 24 June 2026

June 24, 2026 No. 3066

BBTN

Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) mengkaji pembelian kembali saham, yang hasilnya akan dialokasikan untuk program kepemilikan saham bagi karyawan. Opsi buyback dipilih karena harga saham BBTN dinilai undervalued. Saham itu akan digunakan untuk kebutuhan program karyawan, seperti bonus atau stock option.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (23/06/2026), Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, metode tersebut dipertimbangkan mengingat saat ini porsi saham publik di BBTN telah berada pada batas ketentuan minimum.

“Harga saham BBTN sudah cukup undervalued, sehingga kemungkinan yang bisa kami kaji adalah pembelian saham untuk kebutuhan program karyawan, seperti bonus atau stock option”, kata Nixon.

https://emitennews.com/news/kaji-buyback-di-tengah-saham-undervalued-begini-rencana-btn-bbtn

BIRD

Blue Bird Tbk.

PT. Blue Bird Tbk. (BIRD) memastikan para pemegang saham akan mengantongi dividen tunai sebesar Rp166 per helainya. Nominal tersebut setara dengan Rp415 miliar atau 65,32 persen dari perolehan laba bersih BIRD tahun buku 2025. Pada tahun 2025, BIRD berhasil membukukan Rp635 miliar sebagai laba bersih perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Setelah dialokasikan untuk dividen tunai, BIRD juga menetapkan sebesar Rp220 miliar untuk menambah modal kerja.

Sedangkan sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan perseroan. Manajemen BIRD dalam keterbukaan informasi (23/06) menyebutkan, seluruh keputusan tersebut disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Kamis 18 Juni lalu. Di mana pembagian dividen akan disalurkan kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 Juni 2026.

https://emitennews.com/news/blue-bird-bird-bagi-dividen-tunai-perhatikan-jadwal-cum-dividen

GGRM

Gudang Garam Tbk

PT. Gudang Garam Tbk. (GGRM) menetapkan sebagian laba tahun buku 2025 sebesar Rp1,5 triliun sebagai dividen. Pembagian laba Rp800 per lembar saham itu, diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, di Kediri, Jawa Timur. Manajemen PT Gudang Garam mengungkapkan hal tersebut dalam rilis tertulis dari Kediri, Selasa (23/06/2026).

Rapat menyetujui penetapan penggunaan sebagian laba perseroan untuk tahun buku 2025, yaitu sebesar Rp1.539.270.400.000 sebagai dividen. Dengan begitu besaran dividen yang diterima masing-masing pemegang saham adalah Rp800 per helai.

https://emitennews.com/news/rups-gudang-garam-ggrm-setujui-pembagian-dividen-rp15-triliun

RAJA

Rukun Raharja Tbk

PT. Rukun Raharja Tbk. (RAJA) bakal membagi dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp274,17 miliar atau setara Rp65 per saham. Dividen tersebut terdiri atas dividen interim Rp25 per saham telah dibagikan pada 29 Januari 2026, dan dividen final Rp40 per saham akan dibagikan sesuai jadwal. Pembagian dividen itu, didukung kinerja keuangan solid sepanjang tahun buku 2025. RAJA membukukan pendapatan USD266,7 juta, meningkat 4,8 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Laba bersih sebesar USD35,0 juta, tumbuh 20,3 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu, didukung peningkatan kontribusi bisnis gas, proyek EPC Ubadari, pengoperasian Fasilitas Kompresor Gas Sengkang,  dan kontribusi Grup Hafar pada bisnis Offshore EPCI dan Shipping. Selanjutnya, para pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5, dari Rp25 menjadi Rp5 per saham.

Dengan demikian, jumlah saham Perseroan akan meningkat dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 lembar saham.

https://emitennews.com/news/raja-bagi-dividen-rp27417-miliar-setuju-stock-split-15