Daily News 29 July 2026

July 29, 2026 No. 3091

BBCA

Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) membukukan laba bersih Rp29,5 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut tumbuh 1,7% secara tahunan atau YoY dibanding periode sama tahun lalu Rp29 triliun. Pertumbuhan laba ditopang penyaluran kredit yang naik 8% YoY menjadi Rp1.036 triliun per Juni 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp959 miliar. Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga atau DPK BCA tumbuh 7,9% YoY ke Rp1.284 triliun.

"Direksi mengucapkan terima kasih atas kesetiaan nasabah BCA selama ini. Kepercayaan yang diberikan menjadi pendorong kami untuk terus memberikan layanan terbaik dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan", demikian paparan Direktur Utama BCA, Gregory Hendra Lembong dalam Paparan Kinerja 1H26, Selasa (28/07/2026).

https://emitennews.com/news/laba-bca-bbca-semester-i-2026-rp295t-kredit-tembus-8-ke-rp1036t

ESSA

ESSA Industries Indonesia Tbk.

PT. ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) raih pendapatan sebesar USD 186 juta, meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/YoY) hingga semester pertama 2026. Perseroan juga mencatat EBITDA meningkat 48% YoY menjadi USD73 juta, sedangkan laba bersih melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi USD30 juta.

Presiden Direktur & CEO, Kanishk Laroya menjelaskan, kinerja tersebut mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan kondisi harga komoditas yang menguntungkan melalui disiplin operasional yang kuat serta pengelolaan aset yang andal.

https://emitennews.com/news/laba-essa-naik-dua-kali-lipat-lebih-jadi-usd30-juta-semester-i-2026

ISAT

Indosat Tbk

PT. Indosat Tbk. (ISAT) mencatat pendapatan konsolidasian pada semester I 2026 meningkat sebesar 13,1% YoY menjadi Rp30,65 triliun, EBITDA tumbuh sebesar 13,6% YoY menjadi Rp14,60 triliun, sehingga menghasilkan margin EBITDA yang solid sebesar 47,6%. Dalam keterangan resmi, Selasa (28/07/2026), manajemen ISAT mengungkapkan bahwa peroleh laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih semester I 2026, tercatat sebesar Rp4,30 triliun, tumbuh 84,5% YoY.

Menurut manajemen, pencapaian kinerja yang solid ini menegaskan kekuatan model bisnis Perseroan yang skalabel, pengelolaan biaya yang disiplin, serta kemampuan berkelanjutan dalam menghasilkan imbal hasil yang menarik, sehingga menempatkan Perseroan pada posisi yang solid untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

https://emitennews.com/news/melesat-845-persen-isat-cetak-laba-rp430-triliun-semester-i-2026

WIFI

Solusi Sinergi Digital Tbk.

PT. Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) paruh pertama 2026 mengemas laba bersih Rp331,16 miliar. Melonjak 45,3 persen dari periode sama tahun lalu senilai Rp227,91 miliar. Dengan hasil itu, laba bersih per saham dasar turun menjadi Rp90,08 dari sebelumnya Rp99,58. Pendapatan usaha bersih Rp1,57 triliun, mengalami peningkatan 207,84 persen dari periode sama tahun lalu Rp513,46 miliar.

Beban pokok pendapatan Rp620,31 miliar, mengalami pembengkakan dari fase sama tahun sebelumnya Rp121,1 miliar. Laba kotor Rp950,58 miliar, melesat 142,27 persen dari tahun lalu Rp392,35 miliar. Beban pemasaran Rp13,14 miliar dari nihil. Beban umum dan administrasi Rp150,81 miliar, bengkak dari Rp72,09 miliar.

Beban lain-lain Rp13,39 miliar, drop 122,81 persen dari surplus Rp58,69 miliar. Laba usaha Rp773,22 miliar, melesat 104 persen dari posisi sama tahun lalu Rp378,96 miliar.

https://emitennews.com/news/aset-jumbo-pendapatan-wifi-semester-i-tembus-rp157-triliun