Daily News 31 August 2026

August 31, 2026 No. 3112

AADI

Adaro Andalan Indonesia Tbk.

PT. Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) mengemas pertumbuhan pendapatan di semester I 2026. Dari laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, AADI membukukan pendapatan USD2,54 miliar tumbuh 6,13 persen YoY dari USD2,39 miliar di tahun sebelumnya. Laba bruto juga tercatat naik menjadi USD782,70 juta atau tumbuh 12,53 persen dari USD695,52 juta.

AADI juga mampu menghemat biaya keuangan yang turun 35,66 persen YoY menjadi USD21,23 juta dari USD32,99 juta. Dari sisi bagian atas keuntungan ventura bersama tercatat membaik jadi USD418 ribu, dari rugi USD9,3 juta.

https://emitennews.com/news/aadi-kemas-pendapatan-usd254-miliar-laba-bersih-naik-105-persen

ADMR

Alamtri Minerals Indonesia Tbk.

PT. Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) mengantongi pendapatan usaha melonjak 31,52 persen jadi USD583,88 juta dibandingkan episode sama tahun lalu sebesar USD443,94 juta. Laba bruto ADMR tercatat sebesar USD277,83 juta, meningkat 54,19 persen dari USD180,19 juta.

Dari sisi operasional, laba usaha ADMR tercatat sebesar USD237,18 juta, tumbuh 49,88 persen YoY dari USD158,25 juta.

https://emitennews.com/news/tutup-semester-i-alamtri-minerals-admr-catat-laba-naik-24-persen

ANTM

ANTAM (Persero) Tbk.

PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) atau ANTAM membukukan laba periode berjalan sebesar Rp6,91 triliun di Semester I 2026 (1H26). Laba itu tumbuh 34% dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai Rp5,14 triliun. Hanya saja produk yang emas yang menyumbang 80 persen penjualan ANTAM hanya mengalami pertumbuhan 1%.

Sejalan dengan peningkatan capaian laba periode berjalan, ANTAM mencatatkan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada 1H26 sebesar Rp9,62 triliun, meningkat 35% dibandingkan EBITDA 1H25 sebesar Rp7,11 triliun.

Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto menyatakan Pada 1H26 Perusahaan mampu mempertahankan kinerja keuangan yang positif, didukung oleh penguatan kinerja operasional serta penerapan disiplin pengelolaan modal kerja, arus kas, dan likuiditas secara konsisten.

https://emitennews.com/news/laba-antam-naik-34-disumbang-80-penjualan-emas-yang-tumbuh-1

MYOH

Samindo Resources Tbk.

Emiten jasa pertambangan batu bara, PT. Samindo Resources Tbk. (MYOH), membukukan pendapatan USD83,93 juta pada semester I 2026, naik 5,48% dibandingkan USD79,57 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, kenaikan pendapatan tersebut belum mampu mengerek laba bersih perseroan. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat USD7,98 juta, turun 8,06% dibandingkan USD8,68 juta pada semester I 2025.

Di sisi lain, laba bruto MYOH justru meningkat 19,05% menjadi USD17,87 juta dari sebelumnya USD15,01 juta. Dengan demikian, tekanan terhadap laba bersih lebih banyak berasal dari pos di bawah laba bruto. Salah satunya adalah kerugian selisih kurs bersih yang melonjak menjadi USD3,39 juta dari hanya USD90,01 ribu pada periode yang sama tahun lalu.

https://emitennews.com/news/milik-orang-terkaya-ke-2-ri-samindo-myoh-raup-laba-usd798-juta