Daily News 07 September 2026

September 07, 2026 No. 3117

BTPS

Bank BTPN Syariah Tbk.

PT. Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan dan tercatat pada PT. Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk buyback tersebut, Perseroan menganggarkan Rp1 triliun dari Ekuitas Perseroan, termasuk komisi perantara pedagang efek.

Manajemen BTPS dalam keterangan tertulisnya Jumat (04/09) menuturkan bahwa Perkiraan biaya yang diperlukan untuk melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan adalah sebanyak Rp1 triliun dari Ekuitas Perseroan termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya sehubungan dengan pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Perseroan.

Perkiraan Jumlah Nominal Seluruh Saham Yang Akan Dibeli Kembali tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam Perseroan (maksimum pembelian berdasarkan regulasi). Juga tidak menyebabkan kekayaan bersih Perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan dalam Perseroan, ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan berdasarkan UUPT.

https://emitennews.com/news/berencana-buyback-saham-bank-btpn-syariah-btps-siapkan-rp1t

DMAS

Puradelta Lestari Tbk.

PT. Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), pengembang kota Deltamas, mengumumkan perolehan prapenjualan sebesar Rp1,15 triliun pada semester I 2026. Pencapaian tersebut 55% dari target Rp2,08 triliun untuk tahun ini. “Capaian prapenjualan pada periode ini didominasi oleh sektor industri khususnya sektor data center", ujar Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan Perseroan, dalam keterangannya, dikutip Minggu (06/09/2026).

Perseroan mencatat permintaan lahan industri sebesar 85 hektar, dan sebesar 75% berasal dari sektor data center.

https://emitennews.com/news/diburu-pemain-data-center-demand-lahan-industri-dmas-lampaui-pasokan

DOOH

Era Media Sejahtera Tbk.

PT. Era Media Sejahtera Tbk. (DOOH) kini mengarahkan bisnisnya untuk berkembang menjadi holding company yang membangun ekosistem infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di Indonesia. Itulah transformasi besar yang disiapkan SSPACE setelah PT. Sinergi Internasional Investama (SII) masuk sebagai pengendali perseroan.

Dalam Public Expose Insidentil di Jakarta, Jumat (04/09/2026), manajemen DOOH menyebut masuknya SII sebagai titik perubahan bagi emiten layanan periklanan, dan konsultasi manajemen itu. Perubahan itu membuka peluang memanfaatkan sinergi dengan ekosistem Grup SII sekaligus memperluas bisnis ke sektor infrastruktur AI.

Harus diakui, transformasi ini menjadi kelanjutan dari perjalanan DOOH selama lima tahun terakhir. Perseroan yang sebelumnya berfokus sebagai agensi media luar ruang telah berkembang menjadi media owner berskala nasional dan kemudian mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode DOOH.

https://emitennews.com/news/ada-pengendali-baru-transformasi-era-media-dooh-bangun-ekosistem-ai

INDY

Indika Energy Tbk

PT. Indika Energy Tbk. (INDY) akan mengalihkan 7,5 juta saham treasuri. Saham hasil pembelian kembali alias buyback itu, akan dialihkan mulai 18 September 2026. Penjualan akan dilakukan dalam tempo 14 hari bursa. Saham treasuri yang akan dijual tersebut merupakan saham hasil buyback edisi 02,03, dan 06 Juli 2020. Perseroan akan menunjuk perusahaan sekuritas yang terdaftar sebagai snggota bursa untuk melaksanakan transaksi penjualan saham treasuri tersebut.

Harga penjualan tidak akan lebih rendah dari harga penutupan perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia satu hari sebelum tanggal penjualan saham atau harga rata-rata dari harga penutupan perdagangan harian selama 90 hari terakhir sebelum tanggal penjualan.

https://emitennews.com/news/18-september-indy-alihkan-75-juta-saham-treasuri