Daily News 30 September 2026
-
ASGR
Astra Graphia Tbk
-
PT. Astra Graphia Tbk. (ASGR) akan menebar dividen interim Rp400,05 miliar. Alokasi dividen itu, diambil nyaris tiga kali lipat dari koleksi laba bersih per 30 Juni 2026 senilai Rp138,45 miliar. Oleh karena itu, para pemegang saham akan mendapat santunan dividen Rp297 per eksemplar.
Mengacu penutupan perdagangan saham ASGR edisi Selasa, 29 September 2026 di level Rp2.220 per helai, maka anak usaha Astra International itu, menyodorkan dividen yield sekitar 13,38 persen. Keputusan pembagian dividen itu, telah dipatenkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 25 September 2026.
Dengan begitu, jadwal dividen interim ASGR menjadi sebagai berikut. Cum date pasar reguler dan pasar negosiasi pada 07 Oktober 2026. Ex date pasar reguler dan pasar negosiasi pada 08 Oktober 2026. Cum date pasar tunai pada 09 Oktober 2026. Ex date pasar tunai pada 12 Oktober 2026.
https://emitennews.com/news/asgr-jadwal-dividen-rp297-per-helai-yield-1338-persen
-
CDIA
Chandra Daya Investasi Tbk.
-
Pertumbuhan kawasan industri Cilegon membuka ruang pertumbuhan bagi PT. Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), seiring meningkatnya kebutuhan energi, air, kepelabuhanan, penyimpanan hingga layanan logistik di kawasan tersebut. Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas Fikri C Permana mengatakan, CDIA memiliki empat pilar bisnis yang terhubung langsung dengan aktivitas industri, yakni energi, air, kepelabuhanan dan penyimpanan, serta logistik.
"CDIA berada pada ekosistem yang kebutuhan infrastrukturnya mengikuti perkembangan aktivitas industri. Karena itu, pertumbuhan kawasan dapat membuka peluang bagi peningkatan permintaan terhadap energi, utilitas maupun layanan logistik,” ujar Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/09/2026).
https://emitennews.com/news/kawasan-industri-jadi-mesin-pertumbuhan-bisnis-infrastruktur-cdia
-
PTBA
Bukit Asam (Persero) Tbk.
-
PT. Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) melakukan pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) melalui fasilitas kredit dari bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendukung operasional dan modal kerja. Eko Prayitno, Corporate Secretary Division Head PTBA dalam terbitannya dikutip Selasa (29/09/2026) menerangkan bahwa pemanfaatan DHE tersebut dilakukan berdasarkan dua perjanjian kredit.
Pertama, Perjanjian Fasilitas Kredit Modal Kerja Rekening Koran Pemanfaatan DHE SDA antara PTBA dengan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada 23 September 2026.
https://emitennews.com/news/ptba-manfaatkan-dhe-sda-rp6t-dari-mandiri-dan-bri-untuk-modal-kerja
-
TPIA
Chandra Asri Pacific Tbk.
-
PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) secara resmi melunasi kewajiban pembayaran Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2023 Seri A. Pelunasan pokok efek utang senilai Rp361,48 miliar tersebut diselesaikan perseroan pada Senin (28/09/2026).
Seiring dengan rampungnya pembayaran instrumen investasi tersebut, PT. Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menarik peringkat efek utang yang sebelumnya disandang emiten berkode saham TPIA itu. Sebelum ditarik, obligasi Seri A tersebut mengantongi peringkat idAA-. PEFINDO mengonfirmasi penarikan dilakukan setelah emiten petrokimia tersebut menyelesaikan seluruh kewajiban keuangan atas instrumen surat utangnya.
"PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) telah melakukan pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2023 Seri A (peringkat idAA-) senilai Rp361.480.000.000 pada tanggal 28 September 2026. Dengan demikian, PEFINDO melakukan penarikan atas peringkat efek utang tersebut," rilis resmi PEFINDO pada Senin (28/09/2026).
https://emitennews.com/news/obligasi-chandra-asri-tpia-rp36148-m-lunas-pefindo-tarik-peringkat