Daily News 23 October 2026

October 23, 2026 No. 3151

DCII

DCI Indonesia Tbk.

PT. DCI Indonesia Tbk. (DCII) membukukan pendapatan sebesar Rp2,53 triliun per 30 September 2026. Jumlah itu meningkat 31,49 persen dari Rp1,92 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Emiten data center asuhan Otto Toto Sugiri itu berhasil mencetak laba kotor sebesar Rp1,29 triliun dari Rp1,07 triliun atau tumbuh 19,69 persen.

Meski beban pokok pendapatan membengkak jadi Rp1,24 triliun dari Rp844 miliar, DCII tetap mengemas pertumbuhan laba usaha menjadi Rp1,17 triliun atau naik 17,06 persen yoy.

https://emitennews.com/news/emiten-data-center-dcii-kemas-pendapatan-rp25t-laba-naik-11

FORE

Fore Kopi Indonesia Tbk.

PT. Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE), grup usaha F&B yang mengoperasikan merek Fore Coffee dan Fore Donut, mencatat kinerja keuangan solid sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Itu didukung peningkatan profitabilitas, dan ekspansi jaringan gerai berkelanjutan. Pendapatan meningkat 53,3 persen secara tahunan alias year-on-year (YoY) menjadi Rp1,6 triliun dari periode sama tahun lalu Rp1,04 triliun.

EBITDA tumbuh 70,6 persen YoY menjadi Rp342,2 miliar, dengan margin EBITDA meningkat menjadi 21,4 persen dari 19,3 persen. Laba bersih juga naik 49,7 persen YoY menjadi Rp90 miliar. Penjualan bersih, laba kotor, dan EBITDA perseroan selama sembilan bulan pertama 2026 telah melampaui realisasi setahun penuh 2025.

Fore Coffee Indonesia terus memperluas jaringan dengan menambah lebih dari 70 gerai baru selama 9 bulan pertama 2026, sehingga jumlah gerai aktif mencapai 388.

https://emitennews.com/news/ekspansif-laba-fore-kuartal-iii-melangit-50-persen

TLKM

Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) merampungkan pembelian kembali 15.956.199 saham senilai bruto Rp36,54 miliar dari pemegang saham yang tidak menyetujui pemisahan (spin-off) sebagian bisnis wholesale fiber connectivity Tahap 2. Buyback ini merupakan pemenuhan hak pemegang saham sesuai Pasal 62 Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko TLKM Arthur Angelo Syailendra mengungkapkan, saham tersebut dibeli pada harga Rp2.290 per lembar. Pembayaran kepada pemegang saham yang berhak telah diselesaikan pada 20 Oktober 2026.

"Dengan telah selesainya pembelian kembali saham tersebut, pelaksanaan hak pemegang saham yang tidak menyetujui Pemisahan Usaha sesuai Pasal 62 UUPT telah selesai dilaksanakan sesuai dengan mekanisme pembelian kembali saham bagi Perusahaan Terbuka," ujar Arthur dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/10/2026).

https://emitennews.com/news/tlkm-rampung-buyback-rp365m-dari-pemegang-saham-tolak-spin-off-fiber

UNVR

Unilever Indonesia Tbk

PT. Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) per 30 September 2026 mengemas laba Rp4,2 triliun. Surplus 26,12 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,33 triliun. Oleh sebab itu, laba per saham dasar ikut menanjak menjadi Rp87 dari sebelumnya Rp79. Penjualan bersih Rp25,75 triliun, melejit 7,15 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp24,03 triliun. Harga pokok penjualan Rp14,12 triliun, membengkak dari fase sama tahun lalu Rp12,28 triliun.

Laba kotor terakumulasi Rp11,62 triliun, mengalami penyusutan dari edisi sama 2025 senilai Rp11,74 triliun. Beban pemasaran dan penjualan Rp5,25 triliun, mengalami penciutan dari Rp5,56 triliun. Beban umum dan administrasi Rp2,44 triliun, bengkak dari Rp2,17 triliun. Penghasilan lain-lain Rp158,53 miliar, melonjak dari minus Rp2,91 miliar. Laba usaha Rp4,08 triliun, melonjak signifikan dari Rp3,99 triliun.

https://emitennews.com/news/aset-drop-laba-unvr-kuartal-iii-tumbuh-2612-persen