Daily News 24/09

September 24, 2012 No. 349
IPO - PT Waskita Karya

PT Waskita Karya, perusahaan konstruksi berencana menggelar penawaran umum perdana (IPO) tahun ini dengan menawarkan sekitar 35% saham dan menargetkan mendapat dana lebih dari Rp 1 Triliun. Waskita akan menggunakan dana hasil IPO untuk mengembangkan bisnis di sektor properti, mini hidro, dan beton pracetak. Selain itu, dana IPO akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja. Manajemen Waskita telah menunjuk tiga sekuritas sebagai joint lead underwriter, Bahana Securities, Danareksa Sekuritas dan Mandiri Sekuritas.
BNGA - Rencana emisi obligasi
PT Bank CIMB Niaga (BNGA) berencana menerbitkan obligasi senilai total Rp 8 Triliun dimana untuk tahap pertama akan diluncurkan obligasi senilai Rp 2 Triliun yang terdiri dari 2 seri. Seri A bertenor 3 tahun dan seri B bertenor 5 tahun. Belum ditetapkan besaran nilai obligasi serta tingkat kupon untuk tiap seri. Masa penawaran awal berlangsung pada 25 September hingga 9 Oktober 2012 dengan perkiraan tanggal efektif pada 19 Oktober. Seluruh dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk mendukung ekspansi kredit. Pefindo dan Fitch Ratings Indonesia masing-masing memberi peringkat idAAA terhadap rencana emisi obligasi BNGA.
JAWA - Penambahan areal lahan tertanam
PT Jaya Agra Wattie (JAWA) pada 4Q 2012 akan merealisasikan penambahan luas lahan tertanam untuk perkebunan karet dan sawit. Tahun ini JAWA menargetkan penambahan lahan tertanam sawit seluas 3,500 Ha dan karet seluas 4,500 Ha di Kalimantan Selatan. Dari target tersebut, saat ini penambahan lahan tertanam untuk karet sekitar 1,000 Ha dan sawit dibawah 10%. Seiring memasuki bulan Oktober, manajemen JAWA berharap pemambahan lahan tertanam sesuai target karena lebih efektif pada saat masuk musim penghujan. Biaya penambahan lahan tertanam mencapai US$ 7,500 per Ha untuk karet dan US$ 6,000 per Ha untuk sawit.
WINS - Rencana emisi obligasi konversi
PT Wintermar Offshore Marine (WINS) berencana menerbitkan obligasi konversi senilai US$ 10 Juta pada Oktober. Saat ini manajemen tengah melakukan finalisasi dengan calon investor. Obligasi tersebut bertenor 3 tahun yang dapat ditukar dengan 190 juta lembar saham. Sesuai dengan rencana awal, WINS berencana menerbitkan 322.65 juta lembar saham baru, dimana 190 juta lembar saham merupakan convertible bond, 116.92 juta lembar dari non-preemptive rights pada harga Rp 461 per lembar, dan 15.73 juta lembar saham sisanya dari management and employee stock option plan (MESOP).