Daily News 28/03

March 28, 2013 No. 473
CPIN - Kinerja 2012

PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) membukukan kenaikan laba bersih 2012 sebesar 13.9%Yoy menjadi Rp 2.68 Triliun Vs Rp 2.36 Triliun pada 2011 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 18.7%Yoy menjadi Rp 21.31 Trilliun tahun lalu.
ERAA - Kinerja 2012
PT Erajaya Swasembada (ERAA) membukukan kenaikan laba bersih 2012 sebesar 60.9%Yoy menjadi Rp 627.28 Miliar Vs Rp 389.79 Miliar pada 2011 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan dan pendapatan sebesar 86.7%Yoy menjadi Rp 12.88 Triliun tahun lalu.
GGRM - Kinerja 2012
PT Gudang Garam (GGRM) membukukan penurunan laba bersih 2012 sebesar 18%Yoy menjadi Rp 4.01 Trilliun Vs Rp 4.89 Triliun pada 2011 kendati membukukan kenaikan pendapatan sebesar 17.1%Yoy menjadi Rp 49.03 Trilliun. Namun naiknya beban pokok produksi (harga cengkeh) serta biaya operasional lainnya mengakibatkan GGRM membukukan penurunan laba operasi sebesar 12.3%Yoy menjadi Rp 6.03 Triliun tahun lalu.
INDY - Kinerja 2012
PT Indika Energy (INDY) membukukan penurunan laba bersih 2012 sebesar 48.2%Yoy menjadi US$ 66.30 Juta Vs US$ 127.96 Juta pada 2011 lalu. Namun penjualan dan pendapatan mengalami kenaikan sebesar 26.3%Yoy menjadi US$ 749.70 Juta.
MTLA - Kinerja 2012
PT Metropolitan Land (MTLA) membukukan kenaikan laba bersih 2012 sebesar 30%Yoy menjadi Rp 203.9 Miliar Vs Rp 156.61 Miliar pada 2011 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 25.3%Yoy menjadi Rp 678.73 Miliar tahun lalu.
PNBN - Kinerja 2012
PT Bank Panin (PNBN) membukukan kenaikan laba bersih 2012 sebesar 17.6%Yoy menjadi Rp 2.15 Triliun tahun lalu yang didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 10%Yoy menjadi Rp 5.55 Triliun tahun lalu. PNBN membukukan kenaikan laba operasional sebesar 11.5%Yoy menjadi Rp 2.99 Triliun tahun lalu. Posisi CAR turun menjadi 14.67% tahun lalu (17.5% pada 2011) dengan NPL Gross turun menjadi 1.69 (3.56 pada 2011).
PTRO - Kinerja 2012
PT Petrosea (PTRO) membukukan penurunan laba bersih 2012 sebesar -6.7%Yoy menjadi US$ 49.11 Juta Vs US$ 52.64 Juta pada 2011 lalu. Namun penjualan dan pendapatan mengalami kenaikan sebesar 46.1%Yoy menjadi US$ 385.49 Juta tahun lalu.
SMRA - Kinerja 2012
PT Summarecon Agung (SMRA) membukukan kenaikan laba bersih 2012 sebesar 103.5%Yoy menjadi Rp 797.81 Miliar Vs Rp 392.02 Miliar pada 2011 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 46.8%Yoy menjadi Rp 3.46 Trilliun tahun lalu. SMRA membukukan kenaikan laba operasi sebesar 79.1%Yoy menjadi Rp 1.01 Triliun tahun lalu.