Daily News 23/07

July 23, 2013 No. 553
AISA - KKR beli saham

Kohler Kravis Roberts & Co LP (KKR) membeli 9.5% kepemilikan atau 292.6 juta lembar saham PT Tiga Pilar Sejahtera (AISA). Perjanjian telah ditandatangani pada 20 Juli 2013 dan penyelesaian transaksi diperkirakan pada Agustus 2013. KKR adalah perusahaan investasi global dengan dana kelolaan lebih dari US$ 78 Miliar.
ANTM - Kerjasama dengan Direct Nickel
PT Aneka Tambang (ANTM) bekerjasama dengan perusahaan ekstraksi nikel asal Australia, Direct Nickel Pty Ltd (DNi) untuk membangun pabrik pengolahan nikel laterit menggunakan teknologi proses DNi. Tahap awal, akan membangun pabrik berkapasitas produksi 10,000-15,000 ton nikel per tahun dengan lokasi pabrik di Pomalaa (sulawesi Tenggara) dan Pulau Buli (Maluku). Untuk membangun pabrik tersebut dibutuhkan investasi US$ 400 Juta - US$ 500 Juta. Skema kerjasama ataupun porsi saham belum ditentukan. Pembangunan pabrik akan didahului beberapa kerjasama terutama operasi pengujian pabrik (test plant) milik DNi di Perth, Australia. Uji operasi pabrik DNi diharapkan selesai pertengahan November 2013, sehingga dapat memulai konstruksi pabrik pada 2014.
MLPL - Rencana emisi obligasi
PT Multipolar (MLPL), melalui anak perusahaan Pacific Emerald PTe. Ltd. (Singapura), berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 200 Juta. Obligasi tersebut bertenor 5 tahun menawarkan kupon 9.75% per tahun. Dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk membayar sisa pokok pinjaman senilai total US$ 165 Juta kepada PT Bank Negara Indonesia (BBNI) dan PT Bank CIMB Niaga (BNGA). S&P dan Fitch Ratings memberi peringkat B+ terkait rencana emisi obligasi MLPL.
UNTR - Statistik operasional 1H 2013
PT United Tractors (UNTR) membukukan penurunan penjualan alat berat sebesar 42%Yoy menjadi 2,452 unit pada 1H 2013 Vs 4,231 unit pada 1H 2012 lalu. Penjualan Bulan Juni tercatat sebesar 326 unit, terendah sepanjang tahun 2013. Divisi kontraktor pertambangan dibawah PT Pamapersada Nusantara (Pama) membukukan kenaikan produksi batubara sebesar 12.6%Yoy menjadi 50.1 juta ton dengan pekerjaan pengupasan tanah (overburden removal) naik 1.8%Yoy menjadi 414.5 juta bcm. Divisi pertambangan batubara membukukan penurunan penjualan sebesar 28.8%Yoy menjadi 2.17 juta ton pada 1H 2013.