Daily News 27/07
July 27, 2011 No. 61
Mining Sector - Metal mining
Produsen baja domestik mulai menurunkan harga produk seiring dengan turunnya harga komoditas baja dunia karena pasokan yang melimpah serta proyeksi permintaan yang masih rendah karena dipicu oleh perlambatan pemulihan ekonomi di Eropa dan Amerika. PT Krakatau Steel (KRAS) diperkirakan telah menurunkan harga baja canai panas (hot rolled coil ? HRC) sekitar Rp500 ? Rp 600 per Kg dalam dua pecan terakhir menjadi sekitar Rp 7,000 per Kg. Laporan World Steel Association menyebutkan produksi baja kasar dunia tercatat naik 7.3%Yoy menjadi 629.59 juta ton pada 5M 2011. Perminataan baja diprediksi naik 5.9% tahun ini dan 6% pada 2012.
AALI - Kinerja 1H 2011
PT Astra Agro Lestari (AALI) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2011 sebesar 99.5%Yoy menjadi Rp 1.27 Triliun Vs Rp 636.45 Miliar pada 1H 2010 yang didukung oleh kenaikan volume penjualan serta harga jual. Pendapatan AALI tercatat naik 50.6%Yoy menjadi Rp 5.3 Triliun Vs Rp 3.52 Triliun pada 1H 2010 lalu. Laba operasi tercatat naik 81.7%Yoy menjadi Rp 1.73 Triliun.
APLN - Rencana emisi obligasi
PT Agung Podomoro Land (APLN) berencana menerbitkan obligasi dengan jangka waktu 3 dan 5 tahun senilai maksimal Rp 800 Miliar. Obligasi tersebut akan dijaminkan dengan asset perusahaan berupa kompleks “Central Park”. Rencana tersebut menunggu pernyataan efektif dari Bapepam-LK yang ditargetkan dicapai pada 11 Agustus. APLN akan memulai masa penawaran awal pada 29 Juli hingga 3 Agustus. Dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk mendukung rencana akuisisi proyek di Jakarta, Bali, dan Bogor. Saat ini manajemen tengah dalam tahap negosiasi akuisisi proyek. Pefindo memberi peringkat A dengan stable outlook.
BMRI - Kaji akuisisi Bank Mutiara
PT Bank Mandiri (BMRI) tengah mengkaji rencana akuisisi saham PT Bank Mutiara (BCIC) yang ditawarkan pemerintah senilai Rp 6.7 Triliun. Dana pembelian saham akan berasal dari modal internal bank yang saat ini mencapai Rp 53 Triliun. Manajemen juga memiliki opsi untuk menukar obligasi rekapitalisasi pemerintah yang dimiliki bank senilai Rp 79 Triliun. Penggunaan obligasi rekap untuk pembelian BCIC dinilai lebih menguntungkan karena tingkat imbal hasil obligasi rekap sangat kecil. Saat ini pemerintah melalui PT Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memiliki 99.99% saham BCIC. Manajemen BMRI belum berkomentar mengenai harga yang diminta pemerintah.
KKGI - Kinerja 1H 2011
PT Resource Alam Indonesia (KKGI) membukukan kenaikan laba bersih 1H 2011 sebesar 208.1%Yoy menjadi Rp214.4 Miliar Vs Rp 69.59 Miliar pada 1H 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 137.2%Yoy menjadi Rp 981.1 Miliar pada 1H 2011.
WINS - Siapkan Kapal untuk KPC
Anak usaha PT Wintermar Offshore Marine (WINS) berhasil mendapat kontrak dari PT Kaltim Prima Coal (KPC) dengan jangka waktu 5 tahun untuk menyediakan 3 unit kapal tunda jenis Azimuth Stern Drive (ASD). Kapal-kapal tersebut akan membantu tambat dan lepas tambat kapal-kapal dry bulk dengan ukuran hingga 220,000 dwt. Kontrak tersebut bernilai sekitar US$ 18 Juta dan akan dimulai pada 4Q 2011.