Daily News 25/11

November 25, 2013 No. 634
IPO - PT Indomobil Multi Jasa

PT Indomobil Multi Jasa menurunkan jumlah yang dilepas dalam proses IPO. Semula Indomobil ingin melepas 1.29 miliar lembar saham (25% saham) ke publik dan Sekarang jumlah saham yang dijual dikurangi menjadi 430 juta lembar saham (10% saham). Harga IPO Indomobil juga telah ditetapkan pada harga Rp 500 yang merupakan harga terendah dari harga penawaran awal Rp 500-Rp 650. Dengan harga tersebut Indomobil hanya meraih dana Rp 215 Miliar dalam proses IPO.
MYRX - Target 2014
Manajemen PT Hanson International (MYRX) menargetkan dapat membukukan pendapatan senilai Rp 1 Triliun tahun depan, didukung oleh bisnis properti yang baru dijalani pasca akuisisi PT Mandiri Mega Jaya (MMJ). MMJ akan mengerjakan dua proyek rumah tapak di Maja (Tangerang) yang didapat dari Ciputra Group dan PT Bank Tabungan Negara (BBTN). Proyek dari Ciputra Group bernilai Rp 8-9 Triliun, berdiri diatas lahan seluas 450Ha. Proyek dari BBTN senilai Rp 2 Triliun untuk membangun 20,000 unit rumah. MYRX memiliki lahan seluas 28.99 Ha yang tersebar di Tangerang, Bekasi, Bogor, dan Banten dan akan fokus pada penyediaan rumah tapak untuk masyarakat menengah kebawah.
RALS - Belanja modal 2014
PT Ramayana Lestari Sentosa mengalokasikan dana belanja modal 2014 sebesar Rp 350 Miliar, turun 12.5% dibandingkan tahun ini senilai Rp 400 Miliar. Pemangkasan dilakukan karena ekspansi tahun depan tidak segaresif tahun ini. Belanja modal 2014 akan digunakan untuk membangun gerai baru tersebar di enam kota, Pamulang, Solo, Depok, Tajur, Sumedang, dan Malang. Sumber pendanaan berasal dari kas internal perusahaan. Sementara untuk tahun ini RALS juga memutuskan untuk memangkas target penjualan sebesar 6% menjadi Rp 8 Triliun dari target awal penjualan Rp 8.5 Triliun.
UNTR - Statistik operasional 10M 2013
PT United Tractors (UNTR) membukukan kenaikan penjualan alat berat bulanan mencapai 402 unit pada Oktober lalu, naik dari 322 unit pada Septembe2013. Penjualan alat berat 10M 2013 tercatat turun 35%Yoy menjadi 3,705 unit Vs 5,704 unit terjual pada 10M 2012 lalu. Divisi kontraktor pertambangan dibawah PT Pamapersada Nusantara (Pama) membukukan kenaikan produksi batubara sebesar 13.7%Yoy menjadi 87.8 juta ton dengan pekerjaan pengupasan tanah 716.3 juta Bcm. Penjualan divisi pertambangan batubara pada bulan Oktober juga tercatat naik 52.4%Yoy menjadi 404,000 ton Vs 265,000 ton pada September lalu. Penjualan batubara 10M 2013 tercatat turun 32.9%Yoy menjadi 3.29 juta ton.