Daily News 11/12
December 11, 2013 No. 646
ASRI - Marketing Sales
Marketing sales PT Alam Sutera Realty (ASRI) selama November 2013 bergerak relatif mendatar dengan pertumbuhan bulanan hanya mencapai 1.3% menjadi total Rp 4.75 Triliun dari Rp 4.69 Triliun pada Oktober 2013. ASRI saat ini sedang bernegosiasi dengan pihak perbankan di dalam menyikapi peraturan LTV yang baru. Sementara itu perseroan telah melakukan lindung nilai terhadap obligasi bermata uang US$ dengan batas atas Rp 12,500 / US$.
BWPT - Penjualan saham
Fendalton Investments Pte. Ltd. dan PT Mitra Energi Global (MEG) dikabarkan menjual 963.5 juta lembar saham PT BW Plantation (BWPT) senilai total Rp 1.02 Triliun pada harga Rp 1,085 per lembar saham. Pada akhir Oktober lalu Fendalton Investments tercatat memiliki 942 juta lembar saham (23.25% saham) dan MEG tercatat memiliki 21.46 juta lembar saham (0.53% saham).
CENT - Pembatalan rencana akuisisi
PT Centrin Online (CENT) membatalkan rencana akuisisi tiga perusahaan di bidang Informasi Teknologi (IT). Ketiga perusahaan adalah PT indo Pratama Teleglobal, PT Teleglobal Lintas Media, dan PT Indopratama Jaringan Telematika. Manajemen CENT telah membatalkan conditional sale and purchase agreement (CSPA) yang ditandatangani kedua pihak pada 11 September 2013. Dalam perjanjian tersebut CENT bersedia membeli tiga perusahaan yang tercantum dalam perjanjian. CENT akan mengambil alih 99.9% saham Indo Pratama Teleglobal yang bernilai Rp 105.99 Miliar. Selain itu, CENT akan membeli 1% saham Teleglobal Lintas Media dan 1% saham Indopratama Jaringan Telematika.
ENRG - Pinjaman baru
PT Energi Mega Persada (ENRG) tegah melakukan finalisasi atas fasilitas pinjaman senilai US$ 90 Juta dari Bank of New York Mellon (cabang Singapura). Pinjaman tersebut dijaminkan dengan seluruh saham dan hak tagih atas seluruh anak perusahaan, PT Tunas Harapan Perkasa (THP), PT Imbang Tata Alam, dan RHI Corporation.
FASW - Rencana penambahan kapasitas produksi
PT Fajar Surya Wisesa (FASW) menargetkan kinerja bisnis kertas kemasan tahun depan akan sama dengan tahun ini. Tahun depan FASW menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 4.1% dari tahun ini. FASW akan meningkatkan utilisasi produksi di 2014. Bila utilisasi sekarang berada di kisaran 90%, maka pada tahun depan utilisasi produksi FASW diharapkan dapat berada pada kisaran 95%. Tahun ini, FASW menargetkan dapat memproduksi 1.05 juta ton kertas dari kapasitas produksi yang mencapai 1.2 juta ton. Jumlah ini dihasilkan oleh produksi lima mesin kertas. Namun, FASW berencana menambah mesin baru dan kapasitas produksi perusahaan ditargetkan mencapai 1.5 juta ton pada awal 2016. Proyek ini membutuhkan dana US$ 165 Juta.
ULTJ - Target penjualan
Manajemen PT Ultra Jaya Milk (ULTJ) memperkirakan pendapatan tahun ini naik 18%Yoy menjadi Rp 3.3 Triliun. Kontribusi penjualan teh hijau dalam kemasan (kerjasama dengan ITO EN Asia Pacific Holdings) belum memberi kontribusi yang cukup besar tahun ini. ULTJ dan ITO EN tengah melakukan uji coba produk sebagai strategi produk tahun depan. Sekitar 95% dari total pendapatan tahun ini masih berasal dari produk minuman, terutama dari produk susu olahan.