Daily News 21/03

March 21, 2014 No. 712
IPO - PT Eka Sari Lorena

PT Eka Sari Lorena berencana menjual maksimal 150 juta lembar saham baru (42.86% saham) melalui proses IPO serta menerbitkan 30 juta lembar waran seri I dengan rasio 5:1. Harga penawaran IPO Rp 825-Rp 1,025 per saham dengan target perolehan dana Rp 123.75 Miliar -Rp 153.75 Miliar. Sekitar 81% dana hasil IPO akan digunakan untuk pengembangan bus AKAP, APTB dan BKTB serta rekondisi bus lama, sedangkan 16% akan dipergunakan untuk fasiitas infrastruktur depo dan workshop Busway Transjakarta di Ceger, Jakarta Timur dan sisanya 3% akan digunakan modal kerja. Perseroan telah menetapkan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 April 2014. Perusahaan telah menunjuk PT Valbury Asia Securities sebagai penjamin emisi.
IPO - PT Intermedia Capital
PT Intermedia Capital (IMC), induk stasiun televisi ANTV menetapkan harga IPO Rp 1,380 per saham dari rentang harga yang ditawarkan Rp 1,380-Rp1,930 dan IMC juga menurunkan jumlah saham yang dilepas menjadi 10% saham dari sebelumnya yang direncanakan 15% saham. Sebanyak 10% saham IMC terdiri dari 294.11 juta saham baru (7.5% saham baru) serta 98.03 juta saham (2.5% saham) divestasi milik PT Visi Media Asia (VIVA), induk IMC. Manajemen IMC mengungkapkan pada proses IPO ini, yang berkurang adalah saham divestasi milik VIVA sehingga perolehan dana IPO Rp 541.15 Miliar untuk ekspansi IMC tetap sesuai target.
GWSA - Kinerja 2013
PT Greenwood Sejahtera (GWSA) membukukan penurunan laba bersih 2013 sebesar 67.1%Yoy menjadi Rp 141.05 Miliar Vs Rp 428.51 Miliar pada 2012 lalu. Turunnya kinerja didukung oleh penurunan penjualan dan pendapatan sebesar 87.1%Yoy menjadi Rp 91.92 Miliar. Laba kotor tercatat turun 84.1%Yoy menjadi Rp 60.36 Miliar tahun lalu.
IBST - Rencana rights issue
PT Inti Bangun Sejahtera (IBST) berencana menerbitkan 207.83 juta saham baru melalui proses rights issue. Dengan harga penawaran saham baru Rp 3,175 per saham, maka target perolehan dana maksimal Rp 660.07 Miliar. Rasio rights issue 11:2. Manajemen IBST akan menggunakan dana hasil rights issue untuk memenuhi keperluan belanja modal serta modal kerja. Sinarmas Sekuritas akan menjadi pembeli siaga.