Daily News 02/05

May 02, 2014 No. 738
IPO - PT Link Net

PT Link Net berencana IPO dengan menjual 304.26 juta lembar saham baru (10% saham) yang dimiliki oleh PT First Media (KBLV). Link Net menargetkan perolehan dana dari hasil IPO sekitar Rp 500 Miliar - Rp 534 Miliar dan perusahaan akan menggunakan hasil sebagian dana dari IPO untuk memenuhi kebutuhan belanja modal induk usaha yang dianggarkan sebesar US$ 80 juta - 100 juta. Masa penawaran awal berlangsung pada 2-9 Mei 2014 Dengan perkiraan mendapat pernyataan efektif pada 20 Mei 2014. Masa penawaran umum berlangsung pada 22-23 Mei 2014 dan listing pada 2 Juni 2014. Ciptadana Securities bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi.
BEST - Bisnis penyewaan bangunan pabrik
PT Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) dan Daiwa House Industry Co Ltd membentuk perusahan patungan (Joint Venture) bernama PT Daiwa Manunggal Logistik Properti. Perusahan yang bergerak dibidang bangunan pabrik standar (standard factory building/SFB) dan logistik tersebut ditargetkan beroperasi pada Mei-Juni 2014. BEST menguasai 51% saham Daiwa Manunggal sedangkan Daiwa memiliki 49% saham. Bisnis tersebut untuk menambah reccuring income. Tahap pertama, Daiwa Manunggal Logistik Properti akan mengembangkan proyek di lahan seluas 9.5 Ha dengan nilai investasi sebesar Rp 300 Miliar.
KLBF - Kinerja 1Q 2014
PT Kalbe Farma (KLBF) membukukan kenaikan laba bersih 1Q 2014 sebesar 11%Yoy menjadi Rp 493.1 Miliar Vs Rp 444.1 Miliar pada 1Q 2013 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 16.5%Yoy menjadi Rp 4.07 Triliun pada 1Q 2014.
LTLS - Kerjasama dengan Ajinomoto
PT Lautan Luas (LTLS) dan Ajinomoto Co. Inc. membentuk perusahaan patungan bernama PT Lautan Ajinomoto Fine Ingredients (LAFI) yang memproduksi bahan baku kosmetik. Di perusahaan patungan ini, Ajinomoto menguasai 66.67% saham dan sisanya dikuasai LTLS. pabrik LAFI telah beroperasi sejak Maret lalu dengan total dana investasi US$ 6 juta. Perusahaan tersebut akan menjual 90% produk pasar ekspor di Asia, sisanya akan dijual ke perushaaan kosmetik dan barang konsumsi dalam negeri.
MEDC - Alokasi belanja modal
PT Medco Energi International (MEDC) mengalokasikan dana belanja modal 2014 sebesar US$ 441 Juta. Sekitar US$ 280 Juta dialokasikan untuk pengembangan proyek, sekitar US$ 70-80 Juta untuk eksplorasi, dan US$ 65 Juta untuk ladang migas yang telah berproduksi. Proyek pengembangan gas Senoro telah mencapai 71% penyelesaian dan diharapkan beroperasi dalam 7-8 bulan kedepan. Sementara itu proses pembangunan kilang Donggi Senoro LNG telah mencapai 98% penyelesaian dan diharapkan mulai beroperasi pada 3Q 2014.