Daily News 09/01

January 09, 2015 No. 906
ADHI - Realisasi kontrak baru 2014

PT ADHI Karya (ADHI) merealisasi kontrak baru senilai Rp 9.2 Triliun pada 2014 dari yang ditargetkan awal tahun yang mencapai Rp 21.1 Triliun kemudian direvisi menjadi Rp 15.2 Triliun pada pertengahan tahun dan terakhir direvisi menjadi Rp 10.2 Triliun. Pada tahun ini, ADHI menargetkan perolehan kontrak baru senilai Rp 15.2 Triliun dan anggaran belanja modal ditetapkan Rp 824.7 Miliar. Sumber dana belanja modal berasal dari sisa dana hasil penerbitan obligasi yang lalu dan kredit perbangkan serta kas internal perseroan.
ANTM - Rencana rights issue
PT Aneka Tambang (ANTM) berencana rights issue senilai minimum Rp 7 Triliun yang akan digunakan untuk mendanai tiga proyek perseroan. Dana terbesar akan digunakan untuk menyelesaikan perluasan pabrik feronikel Pomalaa yang akan meningkatkan kapasitas produksi nikel dari 18,000-20,000 ton per tahun menjadi 27,000-30,000 ton per tahun. Pembangunan fasilitas pengolahan bijih nikel menjadi feronikel (TNi) di Halmahera dengan kapasitas 40,000 ton nikel dalam TNi dengan kebutuhan investasi US$ 1.6 Miliar-US$ 1.7 Miliar dan proyek smelter Grade Alumina (SGA) di Mempawah dengan kapasitas 1.6 juta ton SGA dengan kebutuhan investasi US$ 1.7 Miliar-US$ 1.8 Miliar.
ASRI - Penjualan lahan di akhir tahun
PT Alam Sutra (ASRI) membukukan penjualan lebih dari Rp 1 Triliun pada akhir lalu seiring realisasi pembelian lahan oleh perusahaan multinasional dari Asia pada Desember lalu. Realisasi marketing sales ASRI mencapai Rp 4.1 Triliun pada 11M 2014. Oleh karena itu dengan adanya penjualan lebih dari Rp 1 Triliun pada bulan Desember maka target marketing sales sepanjang 2014 senilai Rp 5 Triliun telah terlewati. Perusahaan multinasional tersebut berencana membangun proyek komersial di area Downtown Alam Sutera. ASRI mematok harga Rp 25-30 Juta per M² di areal tersebut.
RAJA - Pinjaman sindikasi
PT Rukun Raharja (RAJA) menargetkan perolehan pinjaman senilai US$ 120 Juta pada 1Q 2015. Dana ini akan digunakan dimanfaatkan RAJA untuk membiayai ekspansi enam wilayah, yakni di Jawa Timur, Tanjung Jabung, Karawang, Semarang, Bali, dan Balikpapan. Rukun Raharja akan membangun pipa transmisi gas sepanjang 20 km di Gresik dan Pipa gas tersebut akan menyalurkan 15 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) untuk PLN. RAJA juga akan membangun pipa transmisi tanjung Jabung, Jambi. Pipa ini akan mendistribusikan sebanyak 5 mmscfd ke PLN. Ekspansi ini diharapkan mendongkrak pendapatan menjadi US$ 245,74 Juta tahun ini dibandingkan perkiraan tahun lalu US$ 200,36 Juta. Kenaikan pendapatan diharapkan bisa menggerek laba bersih perseroan menjadi US$ 9.5 Juta dibandingkan estimasi tahun lalu US$ 7.68 Juta.
WINS - Belanja modal
PT Wintermar Offshore (WINS) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar US$ 50 Juta. Dana belanja modal akan digunakan untuk membiayai pembelian empat unit kapal yang terdiri dari dua unit Anchor Handling Tug Supply (AHTS), satu Anchor Handling Tug (AHT), dan satu Platform Supply Vessels (PSV). WINS akan menggunakan armada baru tersebut untuk membidik proyek-proyek minyak dan gas di Indonesia Timur. Penambahan kapal ini diharapkan menopang pertumbuhan kinerja keuangan perseroan ke depan. Saat ini, perseroan sudah memiliki sebanyak 76 unit kapal. Pendanaan belanja modal berasal dari pinjaman bank sebesar 70% dan sisanya dari kas internal.