Daily News 28/09

September 28, 2011 No. 101
AMAG - Rights issue

PT Asuransi Multi Artha Guna (AMAG) mendapat persetujuan RUPSLB untuk menerbitkan 1.43 miliar lembar saham baru melalui mekanisme rights issue pada awal Oktober. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp 150 per lembar saham, lebih rendah dari rencana awal Rp 200 per lembar. Dari total dana perolehan senilai Rp 215 Miliar, Rp 161.25 Miliar diantaranya akan digunakan untuk mendukung modal kerja investasi.
BLTA - Refinancing utang
PT Berlian Laju Tanker (BLTA) melakukan refinancing hutang senilai US$ 615 Juta dengan pinjaman baru dari sindikasi bank senilai US$ 685 Juta. Sisa pinjaman baru tersebut digunakan perseroan untuk merekonstruksi 3-4 kapal. Sementara itu, perseroan telah mendatangkan 2 kapal baru untuk mengangkut gas dan kimia dengan kapasitas 3,500 kubik dan 2,500 dwt. Sebelumnya pada awal tahun perseroan telah mendatangkan 2 kapal kimia dengan kapasitas 32,500 ton. Perseroan juga akan mendatangkan 3 kapal gas dari Jepang dengan kapasitas 3,500 kubik tahun depan.
BSDE - Akuisisi properti
PT Bumi Serpong Damai (BSDE) akan mengakusisi tanah seluas 7,000 m² dengan luas bangunan 9,000 m² senilai total Rp 129 Miliar. Properti tersebut miliki PT Dian Swastika Sentosa (DSSA) dan berlokasi dekat Istana Negara dan Museum Nasional. BSDE berencana menghancurkan bangunan lama dan akan membangun perkantoran baru untuk disewakan.
ELTY - Penjualan lahan
Grup Trakindo membeli 3 Ha lahan milik PT Bakrieland Development (ELTY) di kawasan Rasuna Epicentrum. Transaksi telah diselesaikan pada akhir Juli lalu. Trakindo akan membangun gedung perkantoran 40 lantai untuk kelompok usaha tersebut.
WINS - Cari pinjaman
Manajemen PT Wintermar Offshore Marine (WINS) tengah mengkaji rencana pinjaman bank senilai US$ 30 Juta yang akan dialokasikan untuk pembelian beberapa kapal. Pinjaman akan dicairkan setelah WINS berhasil memenangi tender yang tengah diikuti. Hingga saat ini WINS mengikuti 42 tender proyek senilai total US$ 320 Juta dimana perusahaan berhasil memenangi tender atas 23 proyek senilai US$ 104 Juta pada 5M 2011. Manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 30%Yoy dari pendapatan Rp 650 Miliar pada 2010.