Daily News 29/09
September 29, 2011 No. 102
MYRX - Akuisisi beberapa tambang
PT Hanson Internasional (MYRX) akan mengakuisisi 4 perusahaan tambang yang terdiri dari 1 tambang timah di Riau dan 3 tambang emas di Sukabumi. Nilai akusisi tersebut sebesar Rp 400 Miliar dan akan didanai dengan Promissory Note berjangka waktu 36 bulan dengan bungan 2% per tahun. Semua tambang yang diakusisi milik Benny Tjokorosaputro dan Franky Tjokorosaputro. Akuisisi tersebut menunggu persetujuan RUPSLB pada 26 Oktober 2011.
SMGR - Rencana akuisisi tambang batubara
PT Semen Gresik (SMGR) menargetkan akuisisi dua KP batubara di Riau dan Kalimantan Selatan dapat direalisasikan paling lambat tahun depan. Saat ini SMGR tengah melakukan due diligence terhadap kedua KP batubara tersebut. KP batubara di Riau memiliki cadangan 16 juta ton dengan kalori 4,800 ? 5,500 Kcal/Kg sedangkan KP di Kalimantan Selatan memiliki cadangan batubara dengan kalori 5,800 ? 6,000 Kcal/Kg. Kebutuhan batubara SMGR dan anak perusahaan diperkirakan mencapai 4 juta ton per tahun. Manajemen mengalokasikan dana belanja modal US$ 900 Juta hingga US$ 1 Miliar tahun depan yang akan dialokasikan untuk penyelesaian pembangunan pabrik semen, rencana investasi, dan rencana akuisisi KP batubara. Pada akhir Agustus 2011, proses pembangunan pabrik semen Tonasa V telah mencapai 90.61% penyelesaian dan ditargetkan selesai pada 2Q 2012. Pembangunan pabrik Tuban IV telah mencapai 93.05% penyelesaian dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
TBIG - Pinjaman
PT Tower Bersama Infrastruktur (TBIG) diperkirakan akan mendapat komitmen pinjaman sindikasi senilai US$ 200 Juta. Pinjaman tersebut berjangka waktu 4.5 tahun dengan tingkat suku bunga Libor +3.75%. TBIG telah menyelesaikan akuisisi 100% saham PT Mitrayasa Sarana Informasi (Infratel) senilai Rp 200 Miliar.
UNSP - Refinancing utang
PT Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) akan melakukan pelunasan utang senilai US$ 600,000 kepada Credit Suisse LLC (CS) dengan menggunakan 6.1 juta lembar saham hasil buyback. Transaksi pembayaran akan dilakukan paling lambat 14 hari setelah pengumuman keterbukaan informasi. Konversi debt-to-equity akan dilakukan pada harga Rp 347.02 per lembar saham.