Daily News 24/06
June 24, 2015 No. 1025
ASRI - Pembangunan convention centre
PT Alam Sutera Realty (ASRI) berencana membangun gedung convention centre senilai Rp 1 Triliun di kawasan Serpong, Tangerang (Banten) yang merupakan bagian dari proyek superblok ASRI. Sesuai rencana, ASRI akan menggandeng sebuah perusahaan properti di kawasan Asia Tenggara dengan membuat perusahaan patungan (joint venture) untuk menggarap proyek superblok diatas lahan seluas 20 Ha. Perseroan telah menandatangani MOU terkait rencana pembentukan perusahaan patungan dengan porsi saham yang diincar oleh ASRI sebesar 25%-30%. Joint venture tersebut diharapkan berubah menjadi kesepakatan yang lebih mengikat pada 4Q 2015.
BBKP - Rencana emisi obligasi
PT Bank Bukopin (BBKP) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap II senilai total Rp 2 Triliun dimana untuk tahap I akan diterbitkan obligasi bertenor 7 tahun senilai Rp 400 Miliar. Obligasi tersebut membayarkan kupon 12% per tahun. Pefindo memberi peringkat idA- terhadap rencana emisi obligasi BBKP. Seluruh dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk mendukung ekspansi kredit.
MAPI - Bisnis food & beverage
PT Mitra Adiperkasa (MAPI) mendapatkan hak waralaba dari Jamba Juice Company, produsen minuman asal Amerika Serikat. Pada 15 Juni 2015, Jamba Juice mengumumkan telah memberikan hak waralaba kepada anak usaha MAPI, PT Sari Gemilang Makmur. Sari Gemilang akan membuka sebanyak 70 gerai Jamba Juice dalam jangka waktu sepuluh tahun mendatang. Gerai pertama akan dibuka di Jakarta pada tahun 2016.
SSMS - Finalisasi pinjaman
PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) tengah dalam finalisasi pinjaman bank sebesar Rp 1.5 Triliun dan US$ 120 Juta. Pinjaman tersebut memiliki suku bunga 10.5% untuk Rupiah dan LIBOR +6% untuk Dollar dengan tenor pinjaman selama 5 tahun. Perseroan mengharapkan pinjaman tersebut dapat terealisasi pada 2H 2015. SSMS akan menggunakan pinjaman sebesar Rp 1.5 Triliun untuk melunasi utang (refinancing) kepada PT Bank Mandiri (BMRI). Sedangkan pinjaman senilai US$ 120 Juta digunakan untuk membiayai pengembangan usaha organik dan anorganik.
TBIG - Pelunasan utang
PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) akan membayar utang senilai Rp 730 Miliar bulan ini, merupakan bagian dari pinjaman sindikasi senilai total US$ 1 Miliar yang didapat pada 21 November 2014. TBIG tercatat memiliki utang senilai Rp 3.2 Triliun yang jatuh tempo tahun ini. Dana pelunasan utang bersumber dari kas internal. Tahun lalu EBITDA TBIG mencapai Rp 2.81 Triliun. Manajemen tengah mengkaji rencana pelunasan sebagian utang jika masih terdapat ekses arus kas untuk menurunkan posisi leverage perusahaan.