Daily News 25/06

June 25, 2015 No. 1026
Automotive & Property Sector

Bank Indonesia (BI) menerbitkan aturan pelonggaran porsi pembiayaan bank (loan to value - LTV) bagi kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) dalam PBI No.17/10/PBI/2015. Aturan ini berlaku efektif sejak 18 Juni 2015 dan diharapkan dapat meningkatkan pasar kredit properti dan kendaraan. Aturan tersebut menerangkan bahwa uang muka untuk pembelian rumah pertama minimal 20% sedangkan uang muka KKB untuk roda tiga atau lebih turun menjadi 25% dari aturan sebelumnya uang muka untuk KPR dan KKB sebesar 30%.
Infrastructure Sector - Lelang proyek 2016
Untuk mempercepat proses penyerapan anggaran 2016, Pemerintah memajukan proses lelang proyek infrastruktur menjadi Agustus 2015 sehingga kontrak dapat ditandatangani pada awal tahun depan. Hingga saat ini penyerapan anggaran infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hanya mencapai sekitar Rp 13 Triliun dari total anggaran Rp 118 Triliun. Lambatnya penyerapan anggaran tahun ini diakibatkan oleh kebijakan perubahan nomenklatur sehingga proses pencairan anggaran membutuhkan waktu yang cukup lama.
APEX - Refinancing utang
PT Apexindo Pratama Duta (APEX) berencana melakukan refinancing atas utang senilai US$ 400 Juta. Kebutuhan dana refinancing akan ditutupi dari rencana emisi obligasi senilai total US$ 500 Juta, dimana untuk tahap pertama akan diterbitkan obligasi senilai US$ 75-100 Juta. Obligasi tersebut bertenor sekitar 3 tahun, menawarkan kupon pada kisaran 6% hingga 6.5% per tahun.
CSAP - Target pendapatan
PT Catur Sentosa Adiparna (CSAP) menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp 7.5 Triliun, naik 5% dibandingkan pendapatan tahun lalu senilai Rp 7.12 Triliun. Untuk mendukung target pendapatan, pada awal Februari lalu CSAP telah membuka satu outlet baru yang berlokasi di Palembang (Sumatera Selatan). Perseroan juga berencana untuk membuka dua outlet baru tahun depan yang berlokasi di Lampung dan Pamulang (Tangerang). Kontribusi pendapatan perseroan terbesar berasal dari segmen ritel yang dimotori oleh Mitra10 dan distribusi comsumer goods.
EMDE - Belanja modal
PT Megapolitan Development (EMDE) mengalokasikan belanja modal tahun ini senilai Rp 600 Miliar. Hingga Mei 2015 belanja modal yang telah digunakan baru sekitar Rp 120 Miliar dimana mayoritas belanja modal akan digunakan untuk pengembangan Cinere Bellevue Suites yang berada dikawasan pusat bisnis. Perseroan juga tengah fokus untutk mengembangkan apartemen Cinere Terrace Suites tahap II dimana pembangunanya akan dimulai pada 4Q 2015 dengan nilai investasi untuk Cinere Terrace Suites tahap I dan Tahap II sekitar Rp 800 Miliar.
ESSA - Rekind jadi kontraktor pabrik amonia
PT Surya Esa Perkasa (ESSA) mendapatkan kontraktor baru engineering, procurement and construction (EPC) pabrik amonia. ESSA menunjuk PT Rekayasa Industri (Rekind) menggantikan kontraktor lama asal Jepang, Toyo Engineering Corporation dan PT Inti Karya Persada Teknik. Pabrik amonia tersebut dimiliki anak perusahaan, PT Panca Amara Utama. ESSA mengganti Toyo dan IKPT karena meminta kenaikan nilai kontrak 15% dan memundurkan penyelesaian pabrik amonia hingga lima bulan. Minggu lalu Panca Amara mendapatkan persetujuan kreditur untuk membiayai proyek senilai US$ 830 Juta tersebut.