Daily News 01/07

July 01, 2015 No. 1030
BBTN - Rencana emisi obligasi

PT Bank Tabungan Negara (BBTN) telah mendapat pernyataan efektif OJK terkait rencana emisi obligasi berkelanjutan II senilai total Rp 6 Triliun dimana untuk tahap I akan diterbitkan obligasi senilai Rp 3 Triliun yang terdiri dari beberapa seri. Obligasi Seri A senilai Rp 900 Miliar bertenor 3 tahun menawarkan kupon 9.625%. Obligasi Seri B senilai Rp 500 Miliar bertenor 5 tahun menawarkan kupon 9.875% sedangkan obligasi Seri C senilai Rp 800 Miliar bertenor 7 tahun menawarkan kupon 10% dan obligasi Seri D senilai Rp 800 Miliar bertenor 10 tahun menawarkan kupon 10.5%. Pefindo memberi peringkat idAA terhadap rencana emisi obligasi BBTN.
Ciputra Group - Kaji revisi marketing sales
Manajemen PT Ciputra Development (CTRA) tengah mengkaji opsi penurunan target pendapatan prapenjualan (marketing sales) tahun ini seiring pencapaian bulan Mei sebesar Rp 3.2 Triliun, 29.3% dari target Rp 10.9 Triliun tahun ini. Hingga akhir Juni lalu PT Ciputra Property (CTRP) membukukan marketing sales senilai Rp 960 Miliar, 36% dari target Rp 2.6 Triliun tahun ini sedangkan PT Ciputra Surya (CTRS) membukukan marketing sales senilai Rp 1.3 Triliun, 46.3% dari target Rp 2.8 Triliun tahun ini. Manajemen akan mengkaji penjualan dalam 1-2 bulan kedepan sebelum melakukan revisi. Manajemen memperkirakan kebijakan pelonggaran loan-to-value (LTV) tidak akan berdampak signifikan terhadap penjualan karena hanya mengembalikan kondisi dari kebijakan sebelumnya.
CTRS - Rencana ekspansi
PT Ciputra Surya (CTRS) mengalokasikan dana sebesar Rp 4.95 Triliun untuk dua proyek properti: Citraland City di Makasar senilai Rp 3.65 Triliun dan CitraLand Jayapura senilai Rp 1.3 Triliun. Megaproyek CitraLand City di Makasar akan berdiri diatas lahan seluas 145 Ha di Pantai Losari namun saat ini perseroan masih mengurus izin revisi dampak lingkungan (AMDAL). CTRS menargetkan sebelum akhir 2015 ini pengurusan izin sudah selesai sehingga proses reklamasi dapat rampung sesuai target pada Maret 2018. Proyek CiputraLand jayapura akan dimulai pada tahun depan diatas lahan seluas 40 Ha.
ISSP - Belanja modal
PT Steel Pipe Industry of Indonesia (ISSP) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar US$ 41 Juta. Perseroan akan menggunakan sebagian besar belanja modal tahun ini untuk kebutuhan pabrik baru di Gresik (Jawa Timur). Belanja modal tahun ini merupakan bagian dari rencana pembangunan pabrik baru dengan total kebutuhan dana sebesar US$ 110 Juta. Saat ini perseroan memiliki pabrik pada tiga lokasi di Jawa. Dengan pembangunan pabrik baru ISSP akan melakukan pemusatan pabrik untuk menghemat biaya logistik. Perseroan menargetkan pabrik baru tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebesar 70,000-80,000 ton per bulan.
SIPD - GGP rencana tender offer
PT Great Giant Pineapple (GGP), perusahaan pengalengan nanas dan anak usaha Grup Gunung Sewu, telah mengambil alih seluruh saham PT Sierad Produce (SIPD) secara bertahap sehingga kini GGP menguasai 50.51% saham. Selanjutnya, GGP akan menggelar mandatory tender offer untuk membeli 464.78 juta lembar saham (49.49% saham) SIPD. Pasca akuisisi GGP berencana menjadikan SIPD sebagai perusahaan di bidang protein hewani terbesar di Indonesia dengan memperbanyak portofolio produk makanan olahan.
TLKM & TBIG - Transaksi Mitratel batal
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) memastikan batal melaksanakan share swap PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) dengan PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG). Kepastian tersebut disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pada 30 Juni. Rini telah mendapatkan laporan dari Komisaris TLKM bahwa Dewan Komisaris telah menggelar rapat dengan jajaran direksi TLKM dan menyetujui pembatalan transaksi share swap Mitratel dengan TBIG. Sebelumnya TLKM berencana menukar 100% saham Mitratel senilai Rp 6.5 Triliun dengan 13.7% saham TBIG dan TLKM juga mengalihkan utang Mitratel senilai Rp 2.68 Triliun kepada TBIG.