Daily News 06/10

October 06, 2011 No. 107
ADRO - Tingkatkan cadangan batubara 

PT Adaro Energy (ADRO) berencana meningkatkan cadangan batubara menjadi 10.3 miliar ton tahun depan melalui peningkatan kepemilikan saham anak perusahaan, PT Bhakti Energy Persada (BEP). Saat ini posisi cadangan batubara ADRO tercatat sebanyak 4.6 miliar ton dimana 4.4 miliar ton dimiliki oleh Adaro Indonesia dan 200 juta ton dimiliki Mustika Indah Permai. Cadangan batubara BEP mencapai 5.7 miliar ton, namun karena ADRO hanya memiliki 10.22% saham BEP maka jumlah cadangan batubara tidak dapat dikonsolidasikan kedalam laporan keuangan ADRO.
ASII - Alokasi belanja modal 2012
PT Astra Internasional (ASII) mengalokasikan belanja modal (capex) senilai US$ 1.5 Miliar yang akan digunakan untuk mendanai proyek pembangkit listrik dan jalan tol. Sumber pendanaan akan diambil dari kas internal perseroan serta pinjaman.
BNBR - Restrukturisasi utang
PT Bakrie & Brothers (BNBR) dan Long Haul Holdings Ltd tengah melakukan negosiasi terkait restrukturisasi pinjaman senilai US$ 1.34 Miliar dari Credit Suisse AG (Singapura) dengan jaminan saham Bumi Plc yang tercatat pada bursa London. Pinjaman tersebut diperoleh pada 4 Maret 2011 lalu, dimana harga saham Bumi Plc tercatat senilai ?13.05 per lembar. Dalam perjanjian pinjaman tidak disebutkan jumlah dan harga saham Bumi Plc yang menjadi jaminan pinjaman, namun saat ini harga saham Bumi Plc tercatat mengalami penurunan sebesar 44.1% menjadi ?7.3 per lembar.
KLBF - Distribusi produk secara online
PT Kalbe Farma (KBLF) akan mengembangkan saluran distribusi baru berupa layanan penjualan berbasis internet (online). Manajemen menargetkan mendapatkan 100,000 pelanggan baru melalui bisnis online.
PTBA - Alokasi belanja modal
PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) mengalokasikan belanja modal Rp 2 Triliun tahun depan karena alokasi belanja modal tahun ini senilai Rp 1.4 Triliun tidak terpakai sepenuhnya akibat mundurnya realisasi beberapa proyek. PTBA tengah membangun PLTU Banjarsari dengan kapasitas 2x110 MW yang ditargetkan selesai pada 2014. Sementara itu royek pembangunan PLTU Tanjung Enim dengan kapasitas 3x10 MW diperkirakan selesai pada awal 2012.
TLKM - Batalkan rencana akuisisi CamGSM
PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) membatalkan rencana akuisisi perusahaan telekomunikasi Kamboja, CamGSM. Manajemen akan fokus pada pengembangan bisnis domestik, baik organik ataupun unorganik. Manajemen TLKM akan memfokuskan pada rencana buyback saham SingTel.