Daily News 30/11

November 30, 2015 No. 1134
Makroekonomi - Kenaikan tarif listrik

Pemerintah melakukan penyesuaian tarif listrik golongan rumah tangga(R1) dengan daya 1,300 Va dan 2,200 Va yang akan mulai berlaku pada Desember 2015. Besaran kenaikan adalah 11% dari Rp 1,352 per kWh menjadi Rp 1,509 per kWh. Kenaikan tarif golongan tersebut seharusnya diberlakukan sejak Mei lalu namun ditunda untuk meringankan beban ekonomi dan baru ditetapkan bulan Desember.
AUTO - Belanja modal
PT Astra Otoparts (AUTO) mengalokasikan dana belanja modal antara Rp 1.5 Triliun hingga Rp 2 Triliun. Sekitar 80% belanja modal berasal dari kas internal dan sisanya 20% dari pinjaman bank. Belanja modal tahun depan menurun dibandingkan belanja modal tahun ini senilai Rp 3 Triliun. Tahun depan AUTO tidak akan meningkatkan kapasitas namun hanya akan meningkatkan kualitas dan supporting. Untuk antisipasi meningkatnya beban buruh akibat kenaikan upah, AUTO berupaya menghemat penggunaan material dan pengurangan jam produksi.
CSAP - Tambah 4 gerai Mitra 10
PT Catur Sentosa Adiprana (CSAP) berencana menambah empat gerai penjualan Mitra 10 tahun depan. CSAP berencana membuka Mitra 10 di Serpong dan Lampung pada 1H 2016. Kemudian dua gerai lagi di Pamulang dan Cikarang pada 2H 2016. CSAP telah mengalokasikan dana Rp 200 Miliar tahun depan untuk membiayai tambahan gerai Mitra 10. CSAP tidak akan menambah gerai ritel furnitur Atria tahun depan. Saat ini jumlah gerai Atria tercatat sebanyak 10 gerai. Selain itu untuk lini bisnis distribusi pemasaran merek sendiri (private label), tahun depan CSAP berencana menambah produk granit dan glass block. Diharapkan kontribusi private label terhadap pendapatan perusahaan dapat meningkat dari saat ini 3% menjadi 10% tahun depan.
GIAA - Dana ekspansi
PT Garuda Indonesia (GIAA) membutuhkan dana US$ 500 Juta untuk mendukung rencana ekspansi 2016. Kebutuhan dana mencakup alokasi dana belanja modal tahun depan senilai US$ 160 Juta. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk mendukung rencana ekspansi anak usaha: PT Citilink Indonesia, PT Aerowisata, PT Abacus DSI, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia, dan PT Aero System Indonesia. Kebutuhan dana tahun 2016 akan dipenuhi melalui penerbitan obligasi dan pinjaman perbankan. GIAA berencana menambah 23 pesawat pada tahun 2016 dengan 15 pesawat untuk Garuda Indonesia dan 8 pesawat untuk Citilink.
RAJA - Tingkatkan volume gas
PT Rukun Raharja (RAJA) akan meningkatkan volume gas untuk mengimbangi turunnya harga gas kepada konsumen. Dengan strategi tersebut perseroan berharap dapat meningkatkan laba bersih. Penurunan harga gas terkait peraturan Mentri ESDM nomor 37 tahun 2015 tentang ketentuan dan tata cara penetapan alokasi dan pemanfaatan serta harga gas bumi, yang diterbitkan Oktober lalu. Sementara itu perseroan tengah mengikuti tender PLTG yang diadakan PLN dengan nilai proyek diperkirakan mencapai US$ 2 Miliar.
SMRA - Kinerja 9M 2015
PT Summarecon Agung (SMRA) membukukan penurunan laba bersih 9M 2015 sebesar 7.5%Yoy menjadi Rp 807.3 Miliar Vs Rp 872.4 Miliar pada 9M 2014 lalu walaupun membukukan kenaikan pendapatan sebesar 15.5%Yoy menjadi Rp 4.49 Triliun dalam periode tersebut. Penurunan kinerja diakibatkan oleh kenaikan beban operasional dan beban keuangan. Beban keuangan tercatat naik 76.2%Yoy menjadi Rp 340.4 Miliar Vs Rp 193.1 Miliar pada 9M 2014 lalu seiring dengan emisi obligasi konvensional dan sukuk senilai masing-masing Rp 150 Miliar pada bulan April lalu.