Daily News 04/02
February 04, 2016 No. 1177
APOL - Penundaan pembayaran obligasi dan MTN
PT Arpeni Pratama Ocean Lines (APOL) mengumumkan penundaan pembayaran obligasi dan MTN yang jatuh tempo pada 30 Januari 2016. Penundaan pembayaran dilakukan atas bunga obligasi ke 17 dan bagi hasil MTN syariah ke 29 APOL II tahun 2008. Pembayaran ditunda sampai dengan proses restrukturisasi perseroan telah selesai dilkasanakan. Perseroan juga telah menandatangani kesepakatan dengan para kreditor agar utang secured creditor untuk direstrukturisasi selama 10 tahun. Sementara itu rapat kreditor 25 November 2015 juga memberikan tiga opsi untuk unsecured creditor antara lain debt buyback program baik secara tunai, saham, maupun waran. Adapun jenjang waktu restrukturisasi ditargetkan bisa disepakati sebelum Juni 2016.
BBRI - Kinerja 2015
PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) membukukan kenaikan laba bersih 2015 sebesar 4.88%Yoy menjadi Rp 25.40 Triliun Vs Rp 24.21 Triliun pada 2014 lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat naik sebesar 13.19%Yoy menjadi Rp 58.28 Triliun dengan laba operasi tercatat naik sebesar 7.78%Yoy menjadi Rp 30.51 Triliun. Posisi CAR pada 2015 tercatat sebesar 20.59% (18.31% pada 2014) dengan NPL Gross 2.02% (1.69% pada 2014), ROE 29.89% (31.19% pada 2014) dan LDR 86.88% (81.68% pada 2014).
NOBU & LPGI - Private placement
PT Bank National Nobu (NOBU) telah melaksanakan Non-HMETD atau private placement dengan meraih dana Rp 100 Miliar. NOBU menerbitkan 126.58 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 790 per saham. Saham private placement NOBU telah dieksekusi oleh PT Lippo General Insurance (LPGI) sehingga transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi. Private placement tersebut telah mendapatkan izin dari RUPSLB pada 19 Agustus 2014. Sebelum aksi private placement, LPGI memiliki 210.75 juta saham (4.89% saham) NOBU. Selesai private placement maka LPGI menguasai 337.33 juta saham (7.60% saham) NOBU. NOBU menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 30% pada tahun ini dengan fokus meningkatkan kredit industri pengolahan, perdagangan dan konsumer.
PTPP - Kontrak baru 1M 2016
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) memperoleh kontrak baru Rp 849 Miliar pada Januari 2016 dan baru mencapai 2.7% dari target sepanjang tahun ini yang mencapai Rp 31 Triliun. Namun perolehan kontrak baru tersebut naik sebesar 122.25%Yoy dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 382 Miliar. Manajemen PTPP mengungkapkan perolehan kontrak baru antara lain proyek mobile power plant 500 MW GE, terminal building and parking Raden Inten (Lampung), serta Proyek Kamojang 55 MW Geothermal Power Plant West Java.
SMBR- Belanja modal
PT Semen Baturaja (SMBR) mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp 2.4 Triliun. Sebagian besar alokasi belanja modal atau Rp 2.3 Triliun akan digunakan untuk pembangunan pabrik Baturaja II, dan sisanya untuk penambahan asset rutin. Perseroan menargetkan kapasitas produksi pabrik baru tersebut 1,85 juta ton per tahun dengan estimasi investasi sebesar Rp 3.3 Triliun dan ditargetkan bisa beroperasi pada 1H 2017. Sumber pendanaan pabrik berasal dari dana IPO, kas internal, dan pinjaman perbankan.