Daily News 11/02
February 11, 2016 No. 1181
AMRT - Ekspansi gerai
PT Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) menargetkan menambah 1,000 gerai minimarket Alfamart hingga akhir tahun ini. Mayoritas gerai akan beradai di luar Pulau Jawa sejalan dengan kapasitas pusat distribusi yang masih tersedia. Karena kondisi perekonomian diprediksi masih stagnan, AMRT selektif dalam ekspansi luar negeri dan belum ada rencana untuk menambah negara baru di luar Filipina. Sementara itu di Filipina, AMRT akan mengevaluasi perkembangan bisnisnya sebelum memutuskan untuk mempercepat pembukaan outlet baru. AMRT berencana menambah 100-150 gerai di Filipina tahun ini dengan investasi sekitar US$ 2 Juta hingga US$ 3 Juta untuk pendirian gerai di Filipina.
BKSL & PPRO - Joint Venture
PT Sentul City (BKSL) dan PT PT PP Properti (PPRO) mendirikan perusahaan patungan pada 5 Februari 2016. Total modal disetor JV baru tersebut adalah Rp 100 Miliar dan akan bergerak dibidang usaha Jasa, Pembangunan, dan Perdagangan. BKSL akan berkontribusi modal awal saham sebesar Rp 51 Miliar (51% Saham) dan PPRO akan berkontribusi modal disetor Rp 49 Miliar (49%). Sebelumnya PPRO juga bekerjasama dengan PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) mendirikan JV pada 4 Februari dengan total modal disetor sebesar Rp 73.8.
DILD - Rencana ekspansi
PT Intiland Development (DILD) melalui anak usahanya, PT Intiland Grande, memperkuat lini bisnis dengan mengembangkan kawasan perumahan Natura tahap II di Surabaya (Jawa Timur). Pengembangan proyek properti tahap II akan dibangun dengan konsep kawasan mixed use seluas 38.2 Ha di kawasan Surabaya Barat. Dalam pembangunan tahap II ini perseroan mengawalinya dengan peluncuran klaster Edenia yang dibangun diatas lahan seluas 5.3 Ha. Pembanguan akan dimulai pada Februari 2016 dan diperkirakan selesai pada Maret 2018.
SMBR - Penjualan bulan Januari
PT Semen Baturaja (SMBR) membukukan penjualan semen sebesar 104,572 ton bulan Januari lalu, naik 15% dibandingkan dengan 90,764 ton semen terjual pada Januari 2015. Kenaikan kinerja penjualan SMBR melampaui pertumbuhan penjualan nasional dimana data Asosiasi Semen Indonesia memperkirakan penjualan semen nasional naik 5% menjadi 5.2 juta ton bulan Januari Vs 4.9 juta ton pada Januari 2015. SMBR menargetkan penjualan semen tahun ini naik 16%Yoy menjadi 1.75 juta ton, didukung oleh beberapa proyek Pemerintah dan swasta. Beberapa proyek yang menggunakan pasokan semen SMBR antara lain proyek PT Oki Pulp and Paper, PLTU Bayung Lincir, proyek pabrik pupuk Sriwijaya, serta perluasan bandara Sultan Mahmud Badarudin II.
SRIL - Tunda rencana emisi obligasi
Manajemen PT Sri Rejeki Isman (SRIL) menunda rencana emisi obligasi global senilai US$ 420 Juta seiring penundaan pembangunan power plant. Manajemen memutuskan menunda pembangunan power plant karena menunggu paket kebijakan ekonomi X yang akan segera dirilis, yang akan memuat revisi atas aturan Daftar Negatif Investasi (DNI). Manajemen mempertimbangkan menunda rencana pembangunan pembangkit listrik jika paket kebijakan ekonomi dinilai menguntungkan.