Daily News 10/02

February 10, 2016 No. 1180
KIJA & PPRO - Joint venture

PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA) bekerjasama dengan PT PP Properti (PPRO) mendirikan perusahaan patungan pada 4 Februari lalu. Investasi Joint venture tersebut sebesar Rp 73.8 Miliar dan akan bergerak dibidang Jasa, Pembangunan, dan Perdagangan. KIJA akan berkontribusi modal awal saham wajib sebesar Rp 37.6 Miliar (51% saham) dan PPRO akan berkontribusi sebesar Rp 36.1 Miliar (49% saham).
SOCI - Belanja modal
PT Soechi Lines (SOCI) mengalokasikan dana belanja modal tahun ini sebesar US$ 30 Juta hingga US$ 50 Juta . Belanja modal akan lebih banyak dialokasikan untuk segmen pelayaran yang mencakup pembelian armada kapal. Perseroan melihat peluang yang lebih baik tahun ini dibidang maritime dengan konsumsi energi yang terus meningkat, khusunya minyak oleh masyrakat Indonesia sehingga masih membutuhkan kapal-kapal tanker tambahan untuk mengangkut dan mendistribusikan minyak ke seluruh wilayah. Adapun saat ini aramada perseroan sebanyak 37 unit kapal dengan total kapasitas 1.48 juta DWT. Sumber belanja modal perseroan akan berasal dari perbankan atau dari debt market yang tingkat bunganya lebih rendah dari bunga bank.
WSKT - Kinerja FY 2015, rencana divestasi saham anak perusahaan
PT Waskita Karya (WSKT) membukukan kenaikan laba bersih FY 2015 sebesar 104.7%Yoy menjadi Rp 1.05 Triliun Vs Rp 511.9 Miliar pada FY 2014. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 37.6%Yoy menjadi Rp 14.15 Triliun. WSKT membukukan kenaikan laba kotor setelah JV sebesar 48%Yoy menjadi Rp 1.93 Triliun tahun lalu. Sementara itu WSKT melakukan divestasi atas dua anak usaha: PT Waskita Beton Precast (WBP) dan PT Waskita Toll Road (WTR). WSKT akan memprioritaskan divestasi 10% WBP terlebih dahulu yang akan dilakukan pada bulan Maret. WSKT telah mengundang beberapa investor untuk ikut dalam proses divestasi tersebut. Sebagian investor merupakan perusahaan BUMN. Salah satu calon pembeli adalah PT Semen Indonesia (SMGR). Divestasi tersebut merupakan strategi WSKT untuk menjual saham WBP kepada investor yang memberikan keuntungan bagi anak usaha. Selain bisa bernilai tambah, divestasi ini bertujuan memperkuat modal WBP. Divestasi WTR ditargetkan pada 2Q 2016, namun WSKT belum menjajaki siapa pembeli saham divestasi WTR.