Daily News 07/04
April 07, 2016 No. 1219
EXCL - Fokus layanan digital
PT XL Axiata (EXCL) menargetkan pendapatan tahun ini tumbuh 8%-9%Yoy mencapai Rp 24.79 Triliun hingga Rp 25.02 Triliun dari pendapatan tahun lalu tercatat Rp 22.96 Triliun. Untuk mencapai target, EXCL berencana meluncurkan beberapa produk digital. Tiga produk digital diantaranya telah beredar yaitu aplikasi machine to machine (M2M) Savvy, wifi Yubox, dan layanan video streaming Tribe. Produk lain yang akan diluncurkan adalah layanan musik streaming, satu produk entertainment, dan tiga produk solusi digital. Pendapatan lini bisnis digital diperkirakan telah mencapai Rp 123.95 Miliar, mencapai target kontribusi 6% terhadap total pendapatan perusahaan pada 1Q 2016.
INAF - Rencana divestasi
PT Indofarma (INAF) tengah mematangkan rencana divestasi 20% saham anak usahanya, PT Indofarma Global Medika (IGM) melalui private placement pada 1H 2016. Perseroan menargetkan mendapatkan dana sebesar Rp 150-200 Miliar dari private placement tersebut. Sampai saat ini perseroan masih melakukan due diligence dengan para investor yang berminat. Sementara itu perseroan menargetkan laba bersih tahun ini mencapai lebih dari Rp 30 Miliar, naik dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp 6.56 Miliar.
INDY - Penjelasan manajemen atas penurunan peringkat utang
Manajemen PT Indika Energy (INDY) memastikan likuiditas perusahaan masih mencukupi untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang akan jatuh tempo tahun ini. Moody's Investor Service menurunkan peringkat utang jangka panjang grup INDY dari B3 menjadi Caa1 karena harga komoditas yang masih rendah. Harga batubara turun sejak tahun 2012 lalu dan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. INDY membukukan kenaikan rugi bersih sebesar 57%Yoy menjadi US$ 41.7 Juta tahun lalu. Pendapatan INDY tahun lalu turun 1%Yoy menjadi US$ 1.09 Miliar.
PGAS - Penambahan pipa gas bumi
PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan menambah jaringan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 1,680 Km hingga tahun 2019. Manajemen PGAS mengungkapkan hingga saat ini total panjang pipa yang dibangun dan dioperasikan PGAS mencapai 7,026 Km. Angka tersebut setara dengan 76% total pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. Tambahan pipa gas bumi lebih dari 1,680 Km dibangun dengan investasi PGAS tanpa mengandalkan dana dari APBN. Dengan penambahan pipa gas bumi tersebut, PGAS diperkirakan dapat menyalurkan gas bumi mencapai 1,591 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).