Daily News 27/04
April 27, 2016 No. 1233
AKRA - Kinerja 1Q 2016
PT AKR Corporindo (AKRA) membukukan penurunan laba bersih 1Q 2016 sebesar 13.6%Yoy menjadi Rp 255.19 Miliar Vs Rp 295.23 Miliar pada 1Q 2015. Pendapatan AKRA turun sebesar 25.6%Yoy menjadi Rp 3.57 Triliun pada 1Q 2016. Kontribusi penurunan terbesar berasal dari perdagangan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang merupakan bisnis utama AKRA. Penjualan perseroan dari bisnis tersebut turun 28.7%Yoy menjadi Rp 2.38 Triliun pada 1Q 2016 Vs Rp 3.34 triliun pada 1Q 2015.
ASII - Kinerja 1Q 2016
PT Astra International (ASII) membukukan penurunan laba bersih 1Q 2016 sebesar 22% menjadi Rp 3.11 Triliun Vs Rp 3.99 Triliun pada 1Q 2015. Turunya kinerja diakibatkan penurunan pendapatan usaha sebesar 7% Yoy menjadi Rp 41.88 Triliun pada 1Q 2016. Laba operasi tercatat turun 7%Yoy menjadi Rp 7.9 Triliun pada 1Q 2016.
JSMR & WSKT - Bisnis jalan tol
PT Jasa Marga (JSMR) dan PT Waskita Karya (WSKT) mencari pinjaman bank senilai Rp 8 Triliun untuk pembebasan lahan jalan tol tahun ini. JSMR menyiapkan dana talangan Rp 3 Triliun dan WSKT senilai Rp 5 Triliun. Dana pembebasan lahan di APBN hanya dianggarkan senilai Rp 1.4 Triliun telah habis. Adapun kebutuhan jalan tol tahun ini mencapai Rp 16 Triliun. Kementerian Keuangan berencana menyediakan Rp 16 Triliun yang ditempatkan pada Badan Layanan Umum (BLU) namun manajemen JSMR mengungkapkan tidak dapat menunggu sampai pencairan dana BLU yang diperkirakan terjadi setelah APBNP 2016 selesai.
MARI - Rencana ekspansi
PT Mahaka Radio (MARI) berencana manambah tiga stasiun radio baru di Jakarta pada 4Q 2016. Penambahan tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan pangsa pasar pendengar dari 15% menjadi 20% tahun ini. Perseroan sebelumnya menguasai rata-rata pasar pendengar radio sebesar 15% di Indonesia. Jumlah pendengar radio didukung oleh tiga stasiun radio komersial yaitu 101 Jak FM, Gen FM Jakarta, dan 103.1 Gen FM Surabaya. Selain itu, perseroan juga berencana mengakuisisi radio di tiga kota besar yaitu di Bandung, Medan, dan Makasar tahun depan. MARI menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp 121 Miliar, naik dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp 101.99 Miliar.
SKBM - Rencana ekspansi
PT Sekar Bumi (SKBM) menargetkan pertumbuhan ekspor tahun ini sebesar 20% atau senilai Rp 1.58 Triliun dari realisasi ekspor tahun lalu yang tercatat mencapai Rp 1.32 Triliun. Untuk mencapai target tersebut SKBM akan mengoperasikan pabrik baru yang berlokasi di Cikupa (Tangerang) seluas 3.5 Ha. Pengoperasian pabrik baru akan menambah kapasitas produksi makanan olahan SKBM menjadi 24,000 ton per tahun dari kapasitas produksi tahun sebelumnya 12,000 ton per tahun.
SMBR - Proyeksi kinerja
Manajemen PT Semen Baturaja (SMBR) menargetkan penjualan semen mencapai 1.75 juta tahun ini (+16%Yoy) dimana 45% diantaranya diperkirakan terserap pada 1H 2016. Target tersebut berdasarkan proyeksi pembangunan infrastruktur di wilayah Sumatera Selatan, diantaranya proyek LRT di Palembang serta proyek infrastruktur pendukung Asian Games 2018. Volume penjualan SMBR pada 1Q 2016 diperkirakan naik 5%Yoy.
SRIL - Rencana akuisisi
PT Sri Rejeki Isman (SRIL) berencana mengakuisisi perusahaan seragam asal Jerman. Saat ini proses akuisisi masih dalah tahap awal dan perseroan meargetkan proses akuisisi ini selesai tahun depan. Nilai ekspor perseroan ke Eropa saat ini mencapai 15% dari total pendapatan ekspor. Dengan rencana akuisisi perseroan mengharapakan nilai ekspor ke Eropa dapat meningkat untuk mendukung pertumbuhan penjualan.