Daily News 08/11
November 08, 2016 No. 1363
ANTM - Kerjasama dengan Newcrest
PT Aneka Tambang (ANTM) membentuk aliansi strategis dengan Newcrest Mining Limited dengan tujuan melakukan eksplorasi emas dan deposito tembaga di beberapa wilayah Indonesia. Newcrest merupakan salah satu perusahaan tambang emas terbesar di dunia dengan kegiatan operasi tambang di empat negara. ANTM dan Newcrest akan mengidentifikasi dan menganalisis potensi emas di Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara, Sulawesi Utara, Halmahera, dan Kepulauan Maluku. Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan aset serta menambah nilai cadangan mineral ANTM.
BSDE - Akuisisi lahan
PT Bumi Serpong Damai (BSDE) mengalokasikan dana sebesar Rp 1.26 Triliun untuk menambah cadangan lahan guna mendukung sejumlah proyek perseroan pada masa datang. Hingga saat ini total cadangan lahan perseroan mencapai sekitar 4,092 Ha yang tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia. BSD City merupakan salah satu proyek andalan BSD dengan area pengembangan mencapai 5,950 Ha. Sementara itu, realisasi marketing sales unit property sebesar Rp 4.1 Triliun terutama disumbangkan oleh penjualan rumah sebesar Rp 2.58 Triliun atau 63% dari total pra penjualan dan sisanya disumbangkan oleh kavling tanah, strata title, dan ruko.
BUVA - Private placement
PT Bukit Uluwatu Villa (BUVA) meraih dana senilai Rp 180.19 Miliar dari hasil penerbitan saham non-HMETD atau private placement. BUVA menjual 309.6 juta lembar saham baru (9.09% saham) kepada NV III Holdings Limited dan Shinhan Investment Corp. pada harga RP 582 per lembar saham. Dana dari private placement ini akan digunakan untuk pembelian lahan dan pengembangan usaha di daerah Ubud atau Uluwatu serta modal kerja.
MYOR - Pabrik AMDK
PT Mayora Indah (MYOR) akan segera meresmikan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) di Cianjur (Jawa Barat) dan Palembang yang akan memproduksi AMDK dengan merek Le Minerale. Nilai investasi diperkirakan mencapai kisaran Rp 500-700 Miliar untuk membangun satu pabrik.
PPRO - Pinjaman bank
PT PP Properti (PPRO) telah mendapat komitmen pinjaman senilai Rp 320 Miliar dari PT Bank Tabungan Negara (BBTN) untuk membangun apartemen di proyek Grand Sungkono Lagoon. Pinjaman tersebut setara 80% nilai proyek, dengan bunga sebesar 9.5% dengan masa grace period 2 tahun.