Daily News 21/06
June 21, 2017 No. 1512
ADHI - Proyek Gateway
PT Adhi Karya (ADHI) akan membangun proyek Gateway park di Jaticempaka (Bekasi) dengan investasi sebesar Rp 1.9 Triliun. Gateway park merupakan proyek ketiga di kawasan LRT yang dikerjakan oleh perseroan. Pembangunan Gateway park akan dimulai Oktober 2017 yang berdiri diatas lahan seluas 5.2 Ha terdiri dari 6 menara apartemen dan area komersial. Tahun ini, ADHI akan meluncurkan enam proyek LRT City yang menyatu di satsiun LRT Jabodetabek, diantaranya terletak di Sentul (Bogor) dan Bekasi Timur.
GJTL - Pinjaman sindikasi
PT Gajah Tunggal (GJTL) tengah menjajaki pinjaman sindikasi bank maksimal US$ 500 Juta yang akan digunakan untuk refinancing surat utang bernilai sama. Perseroan mengharapkan pinajaman tersebut dapat diperoleh pada 3Q 2017 karena surtang utang senior berniali US$ 500 Juta akan jatuh tempo pada Februari 2018. Sementara itu, perseroan mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar US$ 60 Juta.
MDLN - Belanja modal
PT Modernland Realty (MDLN) mengalokasikan dana belanja modal Rp 800 Miliar tahun ini, naik dari alokasi Rp 400 Miliar tahun lalu. Sebagian besar dana belanja modal akan dialokasikan untuk akuisisi lahan dan pembangunan hotel di Cikande. Biaya pembangunan hotel sekitar Rp 135 Miliar, dimana 80% diantaranya akan direalisasikan tahun ini. MDLN membukukan marketing sales senilai Rp 661 Miliar pada 1Q 2017, sekitar 15% dari target marketing sales Rp 4.3 Triliun tahun ini.
PTPP - Penambahan modal tiga anak usaha
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) tengah menyiapkan tiga anak usahanya untuk go public pada 2H 2017 dengan menambah modal sebelum initial public offering (IPO). PTPP akan menambah modal PT PP Presisi senilai Rp 400 Miliar, sedangkan Rp 600 Miliar untuk anak usaha di bidang properti yang menjalankan bisnis properti menengah ke bawah berbeda dengan anak usaha PTPP yang telah listing sebelumnya, PT PP Properti (PPRO) yang berbisnis properti dengan segmen menengah ke atas. PTPP akan berinvestasi Rp 9 Triliun kepada PT PP Energi. Dari ketiga anak usaha PTPP, kemungkinan PP Presisi akan menggelar IPO terlebih dahulu dengan rencana menawarkan 30%-35% saham kepada publik.