Daily News 12/01
January 12, 2018 No. 1646
ACES - Target pembukaan gerai
PT Ace Hardware Indonesia (ACES) berencana membuka sekitar 10 gerai-15 gerai baru tahun ini. Saat ini, jumlah total gerai yang dimiliki ACES sebanyak 144 gerai. ACES menganggarkan belanja modal sebesar Rp 300 Miliar atau sama dengan yang dialokasikan perseroan pada tahun lalu. Pada tahun ini, ACES memperkirakan pertumbuhan penjualan di toko yang saham (same store sales growth/SSSG) akan tumbuh sekitar 5% pada tahun ini.
BRPT - Tunda rights issue
PT Barito Pacific (BRPT) menunda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang seharusnya dilaksanakan akhir bulan ini dikarenakan ada perubahan dari rencana awal pelaksanaan rights issue. Namun, BRPT memastikan aksi korporasi tersebut akan tetap digelar pada 2Q 2018. Penundaaan RUPSLB dikarenakan BRPT berencana menawarkan sahamnya ke investor asing. BRPT akan menerbitkan 5.6 miliar saham baru dengan target perolehan dana mencapai US$ 1 Miliar. Sebelumnya manajemen menargetkan proses rights issue yang dilanjutkan dengan akuisisi 66.67% saham Star Energy Group Holdings Pte Ltd dapat selesai sebelum 1Q 2018.
PTPP - Penerbitan perpetual bond
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) memastikan akan melanjutkan rencana penerbitan perpertual bond sebesar Rp 1 Triliun hingga Rp 2 Triliun pada 2018. Perseroan berniat mengemas surat utang tersebut ke dalam produk reksadana penyertaan terbatas (RDPT). Perseroan berharap emisi surat utang tersebut dilakukan secara berkala atau dapat terbagi dalam beberapa seri. Perolehan dana hasil emisi ini akan dialokasikan untuk PP Energi dan sisanya untuk keperluan perusahaan.
SMRA - Kerjasama proyek dengan Pemprov Bandung
PT Summarecon Agung (SMRA) melalui PT Mahkota Permata Perdana (Summarecon Bandung) menandatangani kerjasama pembangunan infrastruktur dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 10 Januari lalu. Luas area pembangunan proyek sekitar 48,912 meter persegi di wilayah timur Bandung. Keduanya akan membuat jalan, bundaran dan flyover atau jalan layang yang menghubungkan pintu keluar tol Gedebage KM 149 Padaleunyi dengan jalan umum. Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan sistem jaringan tol Bandung Raya dan ada pembangunan flyover tol Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR).