Daily News 27/02
February 27, 2018 No. 1677
Plantation Sector - AS terapkan bea masuk antidumping
Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) memastikan Indonesia tidak lagi melakukan ekspor biodiesel yang berasal dari minyak sawit ke Amerika Serikat (AS). Pada 21 Februari lalu US Department of Commerce (USDOC) menetapkan bea masuk antidumping (BMAD) atas beberapa produsen biodiesel dari Indonesia. USDOC menerapkan BMAD sebesar 92.51% kepada Wilmar Trading Pte. Ltd. dan beberapa perusahaan lainnya dari besaran BMAD 50.71% sebelumnya. Khusus untuk PT Musim Mas, USDOC menerapkan BMAD sebesar 276.65%
AALI - Kinerja FY 2017
PT Astra Agro Lestari (AALI) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 0.2%Yoy menjadi Rp 2.01 Triliun kendati membukukan kenaikan pendapatan sebesar 22.6%Yoy menjadi Rp 17.3 Triliun tahun lalu Vs Rp 14.1 Triliun pada tahun 2016. Kenaikan beban pokok pendapatan menekan kinerja laba kotor AALI yang naik 12.8%Yoy menjadi Rp 4.1 Triliun pada tahun 2017.
BRMS - Rencana ekspansi
PT Bumi Resources Minerals (BRMS) tengah menyiapkan dana sebesar US$ 150 Juta untuk memulai konstruksi proyek emas di Poboya, Palu (Sulawesi Tengah). Setelah kontruksi dimulai perseroan memprediksi tambang emas tersebut dapat beproduksi setelah dua tahun. Perseroan mengharapkan setelah tambang tersebut beroperasi penuh dapat menghasilkan 80,000 hingga 90,000 ons emas. Proyek di Poboya memiliki cadangan emas sebanyak 3.43 juta ton dengan kadar garam 5.96 gram per ton.
TPIA - Belanja modal
PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA) menganggarkan belanja modal senilai US$ 568 juta di tahun ini untuk membiayai serangkaian ekspansi organik perusahaan. TPIA akan mengalokasikan belanja modal senilai US$ 207 Juta untuk anak usaha, PT Chandra Asri Perkasa yang akan digunakan untuk pengadaan tanah, kemudian sisanya US$ 361 Juta akan digunakan untuk ekspansi bisnis lain. TPIA akan membangun pabrik polietilena berkapasitas 400,000 ton per tahun dan juga menambah kapasitas pabrik polipropilena dari 480,000 ton menjadi 590,000 ton per tahun. Perseroan juga meningkatkan kapasitas pabrik cracker dari 860,000 ton menjadi 900,000 ton per tahun. Selain itu, pabrik synthetic butadiene rubber akan beroperasi pada 2Q 2018.
UNVR - Kinerja FY 2017
PT Unilever Indonesia (UNVR) membukukan kenaikan laba bersih sebesar 9.6%Yoy menjadi Rp 7 Triliun tahun lalu Vs Rp 6.39 Triliun pada tahun 2016. UNVR membukukan kenaikan pendapatan sebesar 2.9%Yoy menjadi Rp 41.2 Triliun tahun lalu. Laba operasi UNVR naik 9%Yoy menjadi Rp 9.49 Triliun tahun lalu.
WTON - Rencana penambahan kapasitas pabrik di Makassar
PT Wijaya Karya Beton (WTON) akan meningkatkan kapasitas produksi pabrik di Sulawesi Selatan (Makassar). WTON memiliki dua pabrik beton dengan luas 10.8 Ha dan lima jalur produksi. Rencana penambahan produksi seiring meningkatnya proyek infrastruktur di area Indonesia Timur. Kapasitas pabrik di Makassar sebesar 300,000 ton per tahun dan rencananya WTON akan menambah 100,000 ton menjadi 400,000 ton per tahun. Secara keseluruhan, WTON menargetkan kapasitas produksi menjadi 3.4 juta ton tahun ini dari sebelumnya 3.2 juta ton. Kenaikan 200,000 ton ada di pabrik lama yang sudah beroperasi. Tahun lalu, WTON mencatatkan utilisasi 103% dari kapasitas produksi.