Daily News 26/02

February 26, 2018 No. 1676
BNGA- Kinerja FY 2017

PT Bank CIMB Niaga (BNGA) membukukan kenaikan laba bersih FY 2017 sebesar 43%Yoy menjadi Rp 2.97 Triliun Vs Rp 2.08 Triliun pada FY 2016 lalu. Pendapatan bunga bersih tercatat naik 3%Yoy menjadi Rp 12.40 Triliun dengan laba operasi naik 47%Yoy menjadi Rp 4.10 Triliun. Rasio CAR tercatat 18.60% pada FY 2017 (17.96 % pada FY 2016), NPL Gross tercatat sebesa 3.75% (3.89% pada FY 2016), ROE 8.73% (6.79% pada FY 2016), dan LDR 96.24% (98.38% pada FY 2016).
DOID - Volume produksi dan pengupasan turun
PT Delta Dunia Makmur (DOID) membukukan penurunan produksi batubara per Januari 2018 turun sekitar 8%Yoy menjadi 3.2 juta bank cubic meter (bcm) dibandingkan 3.5 juta bcm pada periode yang sama tahun lalu. DOID juga mencatatkan penurunan produksi bulan Januari sebesar 3%Mom dibandingkan 3,3 juta bcm per Desember 2017. Penurunan produksi sejalan dengan penurunan aktivitas overburden removal sebesar 14%Mom menjadi 24.8 juta bcm per Januari 2018 dibandingkan 26.9 juta bcm per Desember 2017. Curah hujan yang tinggi menjadi pemicu penurunan ini.
ESSA - Target operasi komersial pabrik amonia
PT Surya Esa Perkasa (ESSA) menargetkan fasilitas pabrik amonia dapat beroperasi secara komersial pada akhir Maret 2018. Pabrik dengan total investasi US$ 830 Juta atau sekitar Rp 11 Triliun tersebut berlokasi di Kabupaten Banggai (Sulawesi Tengah). Sebelumnya pabrik ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2017 namun beberapa peralatan yang sudah terpasang dievelausi kembali sehingga produksi komersial diundur pada akhir Maret 2018. Untuk mendukung penyelesaian pabrik tersebut, ESSA telah melakukan peningkatan modal pada PT Sepchem. PT Sepchem kemudian meningkatkan modal ditempatkan dan disetor pada PT Panca Amara Utama (PAU) sebanyak 189,858 saham dengan nilai Rp 189.86 Miliar. Ini merupakan transaksi antar perusahaan terkendali dari ESSA.
GMFI - Kinerja FY 2017
PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMFI) membukukan kenaikan laba bersih FY 2017 sebesar 1.9%Yoy menjadi US$ 50.7 Juta Vs US$ 49.8 Juta pada FY 2016 lalu. GMFI membukukan kenaikan pendapatan sebesar 13%Yoy menjadi US$ 439.3 Juta tahun lalu Vs US$ 388.7 Juta pada tahun 2016. Laba operasi GMFI turun 20.9%Yoy menjadi US$ 65.7 Juta tahun lalu.