Daily News 04/09
September 04, 2020 No. 1792
Amerika Serikat Amerika Serikat mengatakan akan meminta diplomat senior China untuk mendapatkan persetujuan Departemen Luar Negeri sebelum mengunjungi kampus universitas AS atau mengadakan acara budaya dengan lebih dari 50 orang. Mengutip Reuters, Kamis (3/9), Washington melakukan langkah itu sebagai tanggapan atas pembatasan Beijing terhadap diplomat Amerika Serikat di China. Kebijakan ini merupakan bagian dari kampanye administrasi Trump terhadap dugaan operasi pengaruh China dan spionase. Ini adalah langkah terbaru AS untuk mengekang aktivitas China di Amerika Serikat menjelang pemilihan presiden November, di mana Presiden Donald Trump telah membuat pendekatan yang sulit ke China sebagai platform kebijakan luar negeri utama. Pompeo juga mengatakan Departemen Luar Negeri baru-baru ini telah menulis surat kepada dewan pemerintahan universitas AS yang memperingatkan mereka tentang ancaman yang ditimbulkan oleh Partai Komunis China. (Source: Kontan) China Sebuah lembaga pemikir pemerintah yang berbasis di Beijing memperkirakan, China diperkirakan akan menjadi ekonomi terbesar di dunia melampaui Amerika Serikat dalam lebih dari satu dekade mendatang. Melansir South China Morning Post, prediksi ini dibuat oleh para peneliti di Development Research Center (DRC) Dewan Negara, kabinet pemerintah China. Ramalan itu mencerminkan asumsi arus utama di Beijing tentang keberhasilan strategi pembangunan baru pemerintah China yang lebih fokus pada pasar domestik, mengingat semakin intensifnya persaingan ekonomi, teknologi dan geopolitik dengan Amerika Serikat. Presiden China Xi Jinping menegaskan kembali pada hari Senin bahwa China harus "mempercepat" strategi "sirkulasi ganda" baru yang dia perkenalkan pada bulan Mei, mengingat bahwa lingkungan eksternal telah menjadi tidak stabil dan bermusuhan. Laporan DRC juga menuliskan, tingkat pertumbuhan rata-rata produk domestik bruto (PDB) tahunan China diperkirakan akan melambat ke kisaran 5 hingga 5,5% dalam lima tahun ke depan, dari tingkat 6,1% pada 2019, namun PDB per kapita China dapat meningkat menjadi US$ 14.000 pada tahun 2024. Kondisi itu akan mendorong negara tersebut keluar dari "jebakan masyarakat berpenghasilan menengah" ke dalam kategori "masyarakat berpenghasilan tinggi". Akibatnya, DRC memperkirakan, ukuran ekonomi China akan melebihi Uni Eropa pada 2027 dan melampaui AS pada 2032. (Source: Kontan) Hong Kong Hong Kong menjadi titik pesimistis paling dalam di antara sejumlah lokasi utama di Asia Pasifik dalam pandangan investor global bisnis properti. Wilayah khusus China tersebut sedang berjuang untuk keluar dari resesi terdalam dalam catatan dan krisis politik yang berkepanjangan. Sekitar seperlima investor mengatakan mereka berencana mengurangi sebagian kepemilikan mereka di wilayah khusus China itu, menurut survei yang dilakukan oleh konsultan real estat JLL. Menurut survei tersebut, yang dikutip South China Morning Post pada Kamis (3/9/2020), hanya 4 persen dari mereka ingin menaikkan alokasi modalnya, sedangkan sisanya mempertahankan status quo. Di Hong Kong, harga perkantoran, pabrik, dan bangunan ritel turun 10 hingga 15 persen dari puncaknya pada Mei 2019 hingga Juni tahun ini, menurut laporan pemerintah. Penurunan tersebut mendorong Otoritas Moneter Hong Kong untuk membatalkan langkah-langkah pendinginan pasar bulan lalu untuk pertama kalinya sejak 2009. (Source: Bisnis.com) Indonesia PT Bursa Efek Indonesia akan kembali mengadakan sesi perdagangan prapembukaan atau pre-opening mulai pekan depan. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali mengadakan sesi pre-opening mulai Senin (7/9/2020). Saham yang dapat diperdagangkan di pasar reguler dalam sesi itu adalah konstituen indeks LQ45. Lewat pengumuman yang ditandatangani oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dan Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo, otoritas juga mengubah acuan harga saham yang dapat diperdagangkan melalui sesi pre opening di pasar reguler dan pasar tunai yang semula berpedoman kepada harga pembukaan diubah menjadi harga previous terhitung mulai Senin (7/9/2020) sampai dengan batas waktu ditetapkan kemudian. Laksono menjelaskan bahwa sesi pre-opening akan berlangsung pada 08:45―08:55. Selanjutnya, pembentukan harga berlangsung pada 08:55―08:59. Pre-opening kembali diadakan supaya pasar lebih teratur dan efisien dalam hal ini menghindari penumpukan order di awal pembukaan market jam 09:00 yang kadang mengakibatkan ‘macet’-nya aliran informasi data antara Bursa dan para Anggota Bursa. (Source: Bisnis.com)