Daily News 01/10

October 01, 2020 No. 1811
Amerika Serikat
Hindari penutupan pemerintah Amerika Serikat atau shutdown, Senat AS akhirnya menyetujui RUU Pendanaan Sementara. Dengan disetujui RUU ini, maka pemerintahan AS tetap dapat dibuka hingga 11 Desember mendatang. Dengan asumsi Trump menandatangani RUU itu, ini bakal menghindari penutupan pemerintah di tengah pandemi dan menjelang pemilihan umum AS pada 3 November mendatang. Tindakan tersebut umumnya mempertahankan tingkat pengeluaran saat ini dan memberi anggota parlemen lebih banyak waktu untuk menyusun rincian anggaran untuk tahun fiskal yang berakhir pada 30 September 2021, termasuk untuk operasi militer, perawatan kesehatan, taman nasional, program luar angkasa, dan keamanan bandara dan perbatasan. (Source: Kontan)

China
Aktivitas pabrik China berkembang lebih cepat pada bulan September dibantu oleh kembali tumbuhnya ekspor setelah beberapa bulan penjualan menyusut. Hal ini menjadi secercah harapan bagi pemulihan ekonomi yang stabil karena guncangan akibat pandemi virus corona. Biro Statistik Nasional (NBS) melaporkan, Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur China pun resmi naik menjadi 51,5 pada bulan September dari 51,0 di Agustus lalu. Dengan posisinya yang tetap berada di atas angka 50 poin, maka ini menandakan adanya pertumbuhan.  Posisi PMI Manufaktur China ini lebih baik dari proyeksi analis yang memprediksi kenaikan di level 51,2. Tanda-tanda permintaan luar negeri yang lebih kuat juga disorot dalam Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Caixin/Markit, yang lebih berfokus pada perusahaan kecil dan berorientasi ekspor. Ukurannya untuk pesanan ekspor baru naik pada laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun. (Source: Kontan)

Jepang
Data aktivitas produksi Jepang kembali positif. Terbaru data output pabrik Jepang naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Agustus lalu. Hal ini menjadi tanda positif bagi produsen karena aktivitas ekonomi secara bertahap pulih lebih jauh dari dampak pandemi virus corona. Produksi pabrik meningkat 1,7% pada Agustus dari bulan sebelumnya, didorong oleh peningkatan produksi mobil dan suku cadang mobil serta besi, baja dan logam non-ferrous. (Source: Kontan)

Indonesia
Gubernur People's Bank of China (PBOC) Yi Gang dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo telah menyepakati pembentukan kerangka kerja sama untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian transaksi perdagangan bilateral dan investasi langsung (Local Currency Settlement/LCS). Kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatangan Nota Kesepahaman atau MoU. Hal tersebut akan memperluas kerangka kerja sama LCS yang telah ada antara Bank Indonesia dengan Bank of Thailand, Bank of Negara Malaysia, dan Kementerian Keuangan Jepang. Hal tersebut meliputi, antara lain, penggunaan kuotasi nilai tukar secara langsung dan perdagangan antarbank untuk mata uang Yuan dan Rupiah. Kerja sama ini akan diperkuat melalui sharing informasi dan diskusi secara berkala antara otoritas Tiongkok dan Indonesia. (Source: CNBC Indonesia)