Daily News 31/01
January 31, 2012 No. 188
APOL - Restrukturisasi utang
PT Arpeni Pratama Ocean Line (APOL) tengah menjalani proses restrukturisasi utang yang terdiri dari buyback obligasi, perpanjangan masa jatuh tempo 10 tahun, dan penerbitan waran. APOL menerbitkan 899.53 juta lembar Waran Seri I pada 30 Januari lalu yang akan berlaku hingga 30 Juni 2022 dengan harga pelaksanaan Rp 120 per lembar. Warran akan dibagikan kepada pemegang 8.75% USD Guaranteed Secured Notes yang mengikuti program restrukturisasi utang namun tidak bersedia atau tidak turut serta dalam program buyback saham.
EXCL - Alokasi belanja modal
PT XL Axiata (EXCL) mengalokasikan dana belanja modal sekitar Rp 7 Triliun hingga Rp 8 Triliun tahun ini, dimana 60% diantaranya akan digunakan untuk meningkatkan infrastruktur 3G untuk menunjang layanan data. EXCL akan membangun 4,000 BTS note B untuk layanan data 3G serta menggelar jaringan transmisi berbasis IP. Manajemen akan fokus pada bisnis layanan data seiring dengan penurunan pendapatan dari layanan suara (voice). Pendapatan dari layanan voice tercatat turun 7%Yoy pada 2011 lalu namun pendapatan dari SMS naik 17%Yoy. Average rate per user (ARPU) EXCL tercatat sebesar Rp 32,000 per Bulan.
GPRA - Rencana akuisisi
Manajemen PT Perdana Gapuraprima (GPRA) tengah mengkaji rencana akuisisi Bekasi Trade Center, sebuah pusat perbelanjaan di Bekasi Timur, dengan nilai investasi sekitar Rp 300 Miliar. Rencana investasi tersebut belum termasuk dalam alokasi belanja modal GPRA senilai Rp 417 Miliar tahun ini. Kebutuhan dana akuisisi akan berasal dari kombinasi hasil penjualan (marketing sales), kas internal, dan pinjaman bank. Pada Oktober 2011 lalu manajemen telah mendapat komitmen pinjaman dari Bank Mandiri dan BNI senilai Rp 120 Miliar dengan tenor 5 tahun. Marketing sales akan berasal dari hasil penjualan unit apartemen yang akan dibangun di areal tersebut. GPRA akan membangun 1,100 unit apartemen dengan kisaran harga penawaran Rp 170 Juta hingga Rp 600 Juta per unit. Rencana akuisisi diharapkan selesai pada 1H 2011.
INDY & PTRO - Penawaran harga
PT Indika Energy (INDY) menawarkan 28.75% saham PT Petorsea (PTRO) dalam rangka refloating senilai Rp 46,500 per lembar. Dengan demikian target perolehan dana diperkirakan mencapai US$ 150 Juta.
MPPA - Pelunasan utang obligasi
PT Matahari Putra Prima (MPPA) melunasi obligasi yang jatuh tempo pada April 2012 sebesar Rp 250 Miliar dari kas internal. Tahun ini MPPA belum memiliki rencana untuk mencari pinjaman atau menerbitkan obligasi. MPPA menganggarkan belanja modal sekitar Rp 1 Triliun untuk menambah 15-17 gerai baru Hypermart. Biaya ekspansi MPPA tahun ini dipenuhi dari kas internal.
TBLA - Rencana penambahan lahan
PT Tunas Baru Lampung (TBLA) berencana menambah luas lahan kebun kelapa sawit hingga 10,000 Ha tahun ini. Dengan tambahan lahan tersebut, luas kebun sawit milik TBLA menjadi 50,000 Ha. Tujuan ekspansi untuk menaikkan kapasitas produksi minyak sawit mentah. Tahun ini TBLA optimis produksi CPO naik 20%Yoy.