Daily News 06/08

August 06, 2021 No. 2014
[Indonesia] - Ekonomi Tumbuh 7,07% di Q2-2021, RI Resmi Keluar dari Resesi!
Indonesia secara resmi keluar dari resesi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II - 2021 mencapai 7,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year (yoy). Secara qtq ekonomi tumbuh 3,31%. Perekonomian Indonesia yang diukur dari PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 4.175,8 triliun dan atas dasar harga konstan Rp 2.772,8 triliun. Hal ini tidak lepas dari peristiwa sepanjang periode tersebut. Pertumbuhan ekonomi global pada kuartal II-2021 alami peningkatan yang terlihat dari pergerakan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur. Harga komoditas makanan dan tambang secara kuartal maupun dibandingkan tahun lalu meningkat cukup signifikan. Di antaranya gandum, minyak kelapa sawit dan kedelai, batu bara, timah, dan alumunium. Ekonomi beberapa mitra dagang utama Indonesia juga tumbuh tinggi dalam periode ini. Khususnya China, Amerika Serikat (AS), Singapura, Korea Selatan, Vietnam dan Eropa. Hal ini juga turut mendorong kenaikan ekspor Indonesia. Aktivitas masyarakat pada April hingga Juni juga mengalami peningkatan seiring dengan rendahnya kasus penyebaran covid dan masifnya vaksinasi. Sehingga berpengaruh besar terhadap konsumsi rumah tangga. Peningkatan lainnya juga terlihat pada penjualan kendaraan bermotor. Seperti mobil yang naik 758% dibandingkan tahun lalu dan penjualan motor naik 268%. (Source: CNBC Indonesia)

[Amerika Serikat] - Pabrikan Mobil AS Targetkan Penjualan Mobil Listrik Capai 50% di 2030
Beberapa produsen mobil Amerika Serikat (AS) menyatakan, memiliki target untuk meningkatkan penjualan kendaraan baru dengan model mobil listrik (EV). Namun, insentif dana dari pemerintah menjadi salah satu yang paling disorot untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Terbaru, produsen mobil AS, Detroit mengatakan kalau bercita-cita untuk memiliki 40% hingga 50% dari penjualan kendaraan baru di tahun 2030 merupakan model mobil listrik. Oleh karenanya, mereka meminta bantuan pemerintah AS senilai miliaran untuk memenuhi target agresif tersebut. Perusahaan konsultan AlixPartners pada bulan Juni mengatakan investasi dalam kendaraan listrik pada tahun 2025 dapat mencapai US$330 miliar, meningkat 41% dari prospek investasi lima tahun perusahaan yang sebanding tahun lalu. Sampai sekarang, kendaraan listrik mewakili sekitar 2% dari total penjualan kendaraan global, dan akan menjadi sekitar 24% dari total penjualan pada tahun 2030. (Source: Kontan)

[China] - Pertumbuhan Indeks PMI Caixin China Services Meningkat Tajam
Indeks PMI Caixin China Services naik menjadi 54,9 pada Juli 2021 dari level terendah 14 bulan di 50,3 pada Juni, menandakan perluasan aktivitas layanan yang tajam dan dipercepat di tengah keberhasilan menahan kenaikan baru-baru ini dalam kasus COVID-19. Pertumbuhan pesanan baru dipercepat dari terendah Juni baru-baru ini, sementara lapangan kerja naik sedikit didukung oleh peningkatan baru dalam tumpukan pekerjaan. Sementara itu, bisnis ekspor baru secara luas stagnan karena pandemi terus membebani permintaan global. Di sisi harga, tingkat inflasi biaya input meningkat pesat, sementara biaya output mencatat kenaikan terbesar tahun ini. Ke depan, sentimen bisnis meningkat dari level terendah sembilan bulan Juni tetapi tetap lebih lemah dari rata-rata yang terlihat selama seri sejarah. (Source: Trading Economics)

[Jerman] - Pesanan Pabrik Jerman Mengalahkan Ekspektasi
Pesanan baru untuk barang-barang manufaktur Jerman melonjak 4,1 persen bulan ke bulan pada Juni 2021, mengalahkan ekspektasi pasar yaitu pertumbuhan 1,9 persen. Permintaan domestik meningkat 9,6 persen setelah pelonggaran pembatasan yang disebabkan oleh virus corona, sementara pesanan luar negeri naik hanya 0,4 persen, didorong oleh peningkatan 1,3 persen dalam permintaan dari zona euro. Pesanan baru meningkat untuk barang setengah jadi (1,4 persen) dan barang modal (6,8 persen), tetapi turun untuk barang konsumsi (-1,1 persen). Dibandingkan dengan Februari 2020, yang merupakan bulan sebelum pembatasan diberlakukan karena pandemi di Jerman, pesanan baru 11,2 persen lebih tinggi. (Source: Trading Economics)